FKJR GUNUNGKIDUL GOTONG ROYONG BANGUN RUMAH ANGGOTA
Gunungkidul TV – Matahari Ahad pagi kemarin (18/01/2026) baru saja naik ketika suara cangkul, sekop, dan obrolan akrab memecah sunyi di Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen. Di sebuah lahan sederhana, puluhan pria tampak bekerja bahu-membahu. Tak ada upah, tak ada komando keras yang ada hanya semangat kebersamaan.
Mereka adalah anggota Forum Komunikasi Jogja Raya (FKJR) Korwil Gunungkidul yang hari itu menggelar bakti sosial berupa pembuatan pondasi rumah. Sasaran kegiatan bukan orang asing, melainkan saudara sendiri Dwi Purwanto, yang lebih dikenal dengan sapaan Samuel Seduk, anggota FKJR Korlap Kota Wonosari. Sejak pagi hingga pekerjaan rampung, para anggota FKJR bergantian mengaduk semen, mengangkat batu, hingga meratakan pondasi. Semua material bangunan berasal dari swadaya anggota, sementara tenaga dicurahkan sepenuh hati sebagai wujud solidaritas organisasi.

Ketua Korwil FKJR Gunungkidul, Eko Priyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari nilai kebersamaan yang telah lama menjadi napas FKJR. “Bakti sosial ini bukan sekadar membangun pondasi rumah, tetapi juga memperkuat pondasi persaudaraan. Semua dilakukan secara gotong royong oleh anggota FKJR Korwil Gunungkidul,” ujar Eko di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, FKJR tidak ingin hanya hadir sebagai organisasi formal, tetapi juga sebagai ruang saling menguatkan antaranggota, terutama saat salah satu membutuhkan dukungan nyata. “Kami berharap kegiatan sosial seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi budaya di FKJR,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua FKJR Korlap Kota Wonosari, Mardiyono. Ia mengapresiasi kekompakan seluruh anggota yang hadir dan terlibat langsung di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kebersamaan seluruh anggota. Kehadiran FKJR hari ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi saudara kami yang sedang membangun rumah,” tuturnya.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, Mardiyono menilai kegiatan ini telah menghadirkan kehangatan emosional yang mempererat ikatan antaranggota FKJR di Gunungkidul.
Bagi FKJR, bakti sosial ini menjadi pengingat bahwa nilai gotong royong masih hidup dan relevan. Dari adukan semen hingga canda ringan di sela pekerjaan, kebersamaan tumbuh tanpa sekat. Ke depan, FKJR berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk anggota, tetapi juga masyarakat luas sebagai kontribusi nyata organisasi kemasyarakatan dalam menebar manfaat, solidaritas, dan harapan.





Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.