PICTNIQ GUNUNGKIDUL RESMI DIBUKA BUPATI, ENDAH SUBEKTI: WISATA KREATIF BARU DI BUMI HANDAYANI

Gunungkidul TV – Perbukitan Patuk Gunungkidul, kembali menghadirkan kejutan baru bagi dunia pariwisata. Di penghujung tahun 2025, tepatnya Rabu (31/12/2025) sebuah destinasi wisata tematik bertajuk Pictniq resmi dibuka untuk publik. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menandai lahirnya alternatif wisata kreatif yang menyatukan keindahan alam dan imajinasi global dalam satu kawasan.

Suasana grand opening berlangsung meriah. Deretan tamu undangan dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda seperti Kapolres dan Komandan Kodim, hingga manajemen Pictniq tampak hadir memenuhi area acara. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi simbol kuat dukungan bersama terhadap pengembangan pariwisata Gunungkidul yang semakin dinamis dan beragam.

Mengusung konsep unik berkeliling dunia dalam satu hari, Pictniq menawarkan pengalaman visual yang berbeda dari destinasi wisata lainnya. Pengunjung diajak berfoto di antara replika ikon-ikon dunia, mulai dari bangunan bergaya Yunani yang klasik hingga patung Merlion yang ikonik. Semua dirancang untuk memanjakan mata dan menjadi latar sempurna bagi para pemburu konten media sosial tanpa perlu paspor, apalagi tiket pesawat.

Tak hanya mengandalkan spot foto tematik, Pictniq juga dianugerahi lanskap alam yang memesona. Dari ketinggian kawasan Patuk, pengunjung dapat menikmati gemerlap city light Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul saat senja hingga malam hari. Lebih istimewa lagi, panorama tiga gunung sekaligus Merapi, Sindoro, dan Merbabu (MSM) menjadi sajian utama yang membuat pengalaman berwisata terasa lengkap: visual, emosional, sekaligus menenangkan.

Dalam sambutannya, Bupati Endah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pictniq sebagai bukti kepercayaan investor terhadap potensi besar pariwisata Gunungkidul. Menurutnya, destinasi baru ini bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal. “Diharapkan keberadaan Pictniq mampu memberikan multiplier effect, termasuk membuka lapangan kerja baru dan melibatkan pelaku UMKM lokal dalam pengelolaan usaha,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa aspek keamanan bangunan telah dirancang secara matang dan ditangani oleh tenaga profesional. Pemerintah daerah, lanjut Endah, berkomitmen mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui kemudahan perizinan serta sinergi lintas sektor demi kenyamanan dan keselamatan wisatawan.

Sementara itu, Presiden Direktur Pictniq, Yudi Harsono, menuturkan bahwa pengembangan destinasi ini tidak semata berorientasi pada bisnis. Pictniq juga membawa misi sosial, salah satunya dengan memberikan akses gratis bagi anak-anak yatim piatu untuk menikmati wahana yang tersedia. “Saat ini kami baru menyelesaikan tahap pertama yang fokus pada spot foto. Ke depan, kami akan mengembangkan area permainan anak, dan saat ini masih dalam proses perizinan,” jelas Yudi.

Ia berharap Pictniq dapat tumbuh menjadi ikon wisata baru, bahkan digadang-gadang sebagai Top of Jogja, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Prosesi peresmian ditutup dengan penandatanganan dan pernyataan resmi Bupati Gunungkidul. Di balik seremoni tersebut, terselip harapan besar agar Pictniq tidak hanya menjadi destinasi wisata populer, tetapi juga menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, pelaku usaha lokal, dan masa depan pariwisata Gunungkidul yang kian bersinar. (Red)

__Terbit pada
Januari 2, 2026
__Kategori
Wisata