RAMADHAN BERKARAKTER! SDN JEPITU III GANDENG YAYASAN RUMAYSHO CETAK GENERASI ISLAMI DI GIRISUBO GUNUNGKIDUL

Gunungkidul TV – Ramadhan tahun ini menjadi momentum istimewa bagi SDN Jepitu III Girisubo. Sekolah dasar yang berada di wilayah selatan Kabupaten Gunungkidul itu tak sekadar mengisi bulan suci dengan kegiatan seremonial, tetapi menghadirkannya sebagai ruang pembentukan karakter yang terstruktur dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi bersama Yayasan Rumaysho Peduli Indonesia di bawah asuhan Muhammad Abduh Tuasikal, SDN Jepitu III menyelenggarakan pembinaan keagamaan yang dipusatkan di Kompleks Masjid Ar Rahmah sekolah setempat, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan dimulai bakda Asar dengan pengajian mendalam yang disampaikan Ustadz Wismanto. Materi yang disuguhkan tak hanya mengajak siswa memahami makna puasa, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai wujud implementasi iman dalam keseharian.

Memasuki waktu berbuka, suasana Masjid Ar Rahmah berubah hangat. Puluhan siswa duduk rapi, menikmati hidangan berbuka yang sepenuhnya didanai Yayasan Rumaysho Peduli Indonesia. Kebersamaan itu berlanjut dengan salat Maghrib dan Isyak berjemaah, lalu ditutup dengan Tarawih sebagai bagian dari program bertajuk “Ramadhan Excellent” yang diinisiasi sekolah.

Dirancang Matang, Didukung Penuh Orang Tua

Kepala SDN Jepitu III, Sukono, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan agenda spontan. Perencanaan telah dilakukan jauh hari dan disosialisasikan secara intensif kepada wali murid. “Alhamdulillah, dukungan orang tua sangat luar biasa. Mereka memahami bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya di ruang kelas, tetapi harus diperkuat dengan pembiasaan ibadah dan keteladanan,” ujarnya di sela kegiatan.

Dukungan tersebut menjadi modal penting. Di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial yang cepat, sekolah memposisikan Ramadhan sebagai “laboratorium akhlak” tempat siswa belajar mempraktikkan nilai-nilai Islam secara nyata.

Ramadhan Bukan Seremonial, Tapi Pembiasaan

Pelaksana kegiatan, Nur Prayitno, menjelaskan bahwa selama bulan suci ini sekolah mengoptimalkan pembinaan melalui berbagai metode. Selain Pesantren Ramadhan, siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an harian, program sedekah rutin, bakti sosial, hingga lomba-lomba keagamaan yang dirancang untuk menumbuhkan motivasi spiritual sekaligus semangat kompetitif yang sehat.

Menurutnya, pendekatan ini bertujuan membangun pengalaman religius yang menyenangkan. “Anak-anak tidak merasa digurui, tetapi diajak terlibat aktif. Kami ingin mereka merasakan bahwa beribadah itu membahagiakan,” jelasnya.

Menuju Puncak: Khataman dan Penguatan Komitme

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, sekolah telah menjadwalkan Pengajian Khataman Al-Qur’an pada 12 Maret 2026 yang akan melibatkan siswa dan wali murid. Agenda ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi berakhlak mulia.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, kolaborasi ini menandai keseriusan SDN Jepitu III dalam membangun karakter islami yang unggul dan berkelanjutan. Di tengah arus modernisasi, sekolah ini menunjukkan bahwa pendidikan dasar bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga tentang menanamkan nilai yang akan menjadi bekal sepanjang hayat.

Ramadhan di SDN Jepitu III pun tak lagi sekadar bulan ibadah, melainkan ruang pembentukan generasi yang berilmu, beriman, dan berkarakter. (Red)

__Terbit pada
Februari 27, 2026
__Kategori
News