HARI ANAK NASIONAL 2026 PANGGANG GUNUNGKIDUL, SAAT ANAK-ANAK DIBERI RUANG BERKARYA, GENERASI HEBAT PUN TUMBUH
Gunungkidul TV – Tawa riang, semangat belajar, dan kreativitas anak-anak memenuhi Kapanewon Panggang selama dua hari berturut-turut. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kapanewon Panggang Tahun 2026 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi panggung nyata bagi lahirnya generasi yang sehat, kreatif, peduli, dan berani bermimpi.
Selama 2 hari Rabu & Kamis (22-23/07/2026), Forum Anak Kapanewon Panggang berhasil menghadirkan sebuah perayaan yang memadukan edukasi, seni, dan ruang partisipasi anak. Dari pembelajaran tentang kesehatan jiwa hingga festival pentas seni yang memukau, seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga pelaku perubahan sejak hari ini.

Hari pertama diawali dengan workshop yang diikuti perwakilan siswa SMP atau sederajat dari seluruh wilayah Kapanewon Panggang. Kegiatan dibuka langsung oleh Panewu Panggang, Sustiwiningsih, S.TP., M.P., yang mengajak seluruh pihak untuk terus menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya, mulai dari kesempatan belajar, menyampaikan pendapat, mengembangkan kreativitas, hingga mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan. Suasana workshop semakin hidup ketika Wage Dhaksinarga dari LSM IMAJI (Inti Mata Jiwa) mengajak peserta menyelami tema Kenali Dirimu, Temani Sahabatmu: Remaja Peduli Kesehatan Jiwa.
Materi ini terasa sangat dekat dengan kehidupan remaja masa kini. Para peserta diajak mengenali emosi yang mereka rasakan, memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, serta belajar menjadi teman yang mampu mendengar dan memberi dukungan ketika ada sahabat yang sedang mengalami masalah.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan jiwa remaja, sesi ini menjadi bekal berharga agar anak-anak tidak ragu berbicara ketika menghadapi tekanan maupun kesulitan. Tak kalah menarik, Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco hadir memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja. Dengan pendekatan yang komunikatif, ia mengajak para peserta berdialog mengenai berbagai perilaku yang perlu dihindari serta pentingnya membangun karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawab sejak usia dini. Pesan yang disampaikan sederhana namun kuat, bahwa masa depan yang baik dibangun dari keputusan-keputusan baik yang diambil setiap hari.
Puncak kemeriahan berlangsung pada 23 Juli 2026 melalui Festival Pentas Seni Anak yang diikuti 10 kontingen siswa SD/sederajat se-Kapanewon Panggang. Panggung dipenuhi berbagai penampilan kreatif, mulai dari tari tradisional hingga pertunjukan kolaboratif yang berhasil menghibur masyarakat. Tepuk tangan dan sorak bangga dari para pendamping serta orang tua mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana hangat yang penuh kebersamaan.
Festival ini bukan sekadar ajang lomba. Lebih dari itu, menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat, melatih rasa percaya diri, memperkuat kerja sama, sekaligus menikmati proses berkarya bersama teman-teman mereka. Seluruh penampilan kemudian dinilai oleh dewan juri untuk menentukan tiga penampil terbaik yang memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kualitas penampilan.
Panewu Panggang Sustiwiningsih memberikan apresiasi tinggi kepada Forum Anak Kapanewon Panggang yang dinilai mampu menjadi motor penggerak kegiatan positif bagi anak-anak. Ia berharap Forum Anak terus berkembang menjadi wadah yang melahirkan generasi Panggang yang sehat, kreatif, berkarakter, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Hal senada disampaikan Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco. Ia mengaku senang dapat berbagi pengalaman dengan para peserta dan berharap anak-anak mampu menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, berani mengambil keputusan yang baik, serta tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Di balik suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, tersimpan kebanggaan tersendiri dari para pengurus Forum Anak.

Ketua Forum Anak Kapanewon Panggang, Nio Rihan, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme peserta dan masyarakat yang bahkan melampaui perkiraan panitia. Ia menyampaikan terima kasih kepada Panewu Panggang beserta seluruh jajaran Pemerintah Kapanewon Panggang yang selama ini memberikan kepercayaan, pendampingan, dan ruang bagi Forum Anak untuk terus belajar dan berkarya. Baginya, keberhasilan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak di masa mendatang.
Kolaborasi antara Forum Anak, Pemerintah Kapanewon Panggang, Forkopim Kapanewon Panggang, sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan membuktikan bahwa ketika seluruh elemen masyarakat bersatu, anak-anak akan memiliki ruang tumbuh yang aman, menyenangkan, dan penuh inspirasi. Di era ketika tantangan anak semakin kompleks, mulai dari kesehatan mental hingga pengaruh negatif lingkungan dan media digital, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bukan hanya membangun infrastruktur, melainkan juga membangun karakter generasi penerus. Karena sejatinya, anak-anak yang hari ini diberi kesempatan untuk belajar, didengar, dan berkarya, kelak akan tumbuh menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi daerahnya.
Hari Anak Nasional 2026 di Panggang pun meninggalkan satu pesan sederhana namun bermakna: ketika anak diberi ruang untuk bersinar, masa depan akan ikut bercahaya. (Red)


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.