LUAR BIASA !! SMPN 2 SEMANU GUNUNGKIDUL TANAMKAN KARAKTER, PERDAMAIAN, DAN KEMANDIRIAN PANGAN SEJAK DINI

Gunungkidul TV – Senin pagi di halaman SMP Negeri 2 Semanu tidak sekadar diisi dengan rutinitas upacara bendera. Di balik kibaran Sang Merah Putih, tersimpan pesan besar tentang bagaimana sekolah membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, cinta damai, dan peduli terhadap lingkungan.

Semangat kebangsaan terasa semakin kuat ketika seluruh warga sekolah mengikuti Deklarasi Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai. Deklarasi ini menjadi penegasan bahwa prestasi belajar harus berjalan beriringan dengan sikap santun, toleransi, saling menghormati, serta komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan harmonis.

Momentum istimewa tersebut semakin bermakna dengan kehadiran Panewu Kapanewon Semanu, Anik Suprihatin, S.IP., M.AP., yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak para pelajar untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menjadi generasi yang mampu membawa kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat. Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Semanu, Dwiastuti Ari Siswandari menyampaikan apresiasi atas kehadiran Panewu Semanu yang telah memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh warga sekolah. “Menjadi pelajar bukan hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membangun karakter yang santun, berintegritas, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman,“ ungkapnya. Namun, semangat pendidikan karakter di SMP Negeri 2 Semanu tidak berhenti di lapangan upacara.

Pada hari yang sama, Panewu Semanu juga mengukuhkan Kelompok Tani Pelajar Esmadu, sebuah program yang menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan dan kemandirian pangan sejak usia sekolah. Program ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat tumbuh di kebun sekolah. Kelompok tani tersebut dibimbing oleh Jayadi Guru Pendidikan Agama Islam yang dikenal sebagai Juara Guru Inspiratif Tahun 2026 berkat keberhasilannya membangun sinergi lintas mata pelajaran melalui program kokurikuler Edugreen Pro-Esmadu.

Di bawah pendampingannya, para siswa belajar mengubah barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna. Mereka juga diajak menanam berbagai jenis sayuran sehat, merawat tanaman dengan penuh tanggung jawab, hingga menikmati hasil panen yang kemudian dimanfaatkan oleh keluarga besar sekolah maupun masyarakat sekitar. Aktivitas sederhana itu ternyata menyimpan pelajaran yang sangat besar. Anak-anak belajar tentang kerja sama, kepedulian sosial, empati, kreativitas, inovasi, hingga pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Jayadi menyebut pendekatan tersebut sebagai bentuk ekoteologi, yaitu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, menjaga bumi merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Ia berharap program Kelompok Tani Pelajar Esmadu mampu mengubah cara pandang generasi muda terhadap dunia pertanian. Bertani bukan lagi dipandang sebagai pekerjaan yang kuno, melainkan sebagai aktivitas modern yang mampu menjawab tantangan ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, langkah SMP Negeri 2 Semanu menghadirkan sebuah inspirasi.

Pendidikan karakter dipadukan dengan gerakan cinta damai, kepedulian lingkungan, serta pembelajaran ketahanan pangan menjadi bukti bahwa sekolah dapat melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama dan masa depan bumi. Ketika banyak sekolah berlomba mencetak prestasi akademik, SMP Negeri 2 Semanu menunjukkan bahwa keberhasilan sejati adalah ketika para siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang santun, cinta damai, peduli lingkungan, dan siap menjadi bagian dari solusi bagi bangsa.

Inilah wajah pendidikan yang sesungguhnya: menanam karakter, memanen harapan, dan menyiapkan generasi emas Indonesia dari halaman sekolah hingga kebun yang mereka rawat dengan tangan dan hati. (Red)

__Terbit pada
Juli 21, 2026
__Kategori
News