PANTAI NGRUMPUT, HIDDEN GEM 100 METER DI GUNUNGKIDUL YANG BIKIN BETAH NGECAMP

Gunungkidul TV – Di balik lekuk selatan Gunungkidul, ada satu bentang pasir sepanjang 100 meter yang kini tak lagi sekadar pantai biasa. Namanya Pantai Ngrumput kecil, sederhana, tapi menyimpan cerita besar tentang gotong royong, mimpi, dan harapan warga.

Sejak pertama kali dibuka pada 2015, Pantai Ngrumput bukan dibangun oleh investor besar atau proyek megah. Ia lahir dari tangan-tangan warga. Sekitar 100 orang dari Kalurahan Banjarejo dan Ngestirejo yang sebelumnya hanya mengelola lahan pertanian di sekitar pantai bersepakat membangun destinasi wisata berbasis komunitas.

Mereka tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dengan anggota yang berasal dari berbagai padukuhan seperti Wonosobo 1, Wonosobo 2, Melikan, Wonosari, Wuluh, Ngepoh, hingga Kunang. Dari sinilah cerita Ngrumput dimulai pelan tapi pasti.

Hari ini, geliat ekonomi mulai terasa. Setidaknya ada 19 warung UMKM yang berdiri di sekitar pantai, menjadi denyut kehidupan baru bagi warga. Aroma kopi, gorengan hangat, hingga hidangan laut sederhana menyatu dengan semilir angin pantai menciptakan pengalaman yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga rasa. Tak hanya itu, Pantai Ngrumput juga menawarkan dua spot foto yang kini mulai ramai diburu wisatawan. Lanskap alam yang masih alami menjadi latar sempurna bagi siapa saja yang ingin mengabadikan momen.

Namun, daya tarik utama Ngrumput bukan hanya pada pemandangannya melainkan pada konsep wisata yang terus dikembangkan: pusat wisata alami berbasis camping ground.

Di sinilah Ngrumput menemukan “nyawanya”.

Area camping yang dirancang dapat mampu menampung hingga 200 tenda, menjadikannya salah satu spot ngecamp potensial di pesisir selatan. Suasana malam dengan debur ombak dan langit penuh bintang menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Soal harga, Ngrumput tetap berpihak pada wisata ramah kantong. Biaya kebersihan untuk ngecamp hanya Rp15 ribu per tenda per malam. Bagi yang tidak membawa perlengkapan, tersedia sewa tenda seharga Rp60 ribu untuk kapasitas empat orang.

Bahkan, bagi wisatawan yang ingin lebih praktis, tersedia paket lengkap tenda, selimut, kasur, kursi, dan meja dengan tarif Rp280 ribu untuk dua orang. Tinggal datang, duduk, dan menikmati malam. Lebih dari sekadar destinasi, Pantai Ngrumput adalah bukti bahwa pariwisata bisa tumbuh dari akar rumput dari warga, oleh warga, dan untuk masa depan bersama.

Dan di tengah gemuruh ombak selatan, Ngrumput seolah berbisik: bahwa keindahan tak selalu harus besar, yang penting dirawat dengan hati. (Red)

__Terbit pada
April 8, 2026
__Kategori
Wisata