TRAGEDI BERUNTUN DI DEPAN TERMINAL DHAKSINARGA WONOSARI GUNUNGKIDUL, SATU PELAJAR MENINGGAL DUNIA

Gunungkidul TV – Senja yang seharusnya menjadi waktu pulang dengan selamat berubah menjadi duka di ruas Jalan Insinyur Darmakum Darmokusumo, tepat di depan Terminal Bus Dhaksinarga, Padukuhan Selang I, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan itu merenggut nyawa seorang pelajar berusia 18 tahun. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kelengahan sesaat di jalan raya dapat berujung pada kehilangan yang tidak tergantikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarai Azril Nur Fathan melaju dari arah Selang menuju Baleharjo. Saat memasuki ruas jalan yang sedikit menikung ke kiri, di depannya melaju sebuah Honda Genio. Diduga karena kurang berkonsentrasi, pengendara Yamaha Jupiter Z tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak bagian belakang Honda Genio. Benturan keras membuat sepeda motor oleng dan pengendaranya terjatuh ke jalur berlawanan.

Nahas, dari arah selatan pada saat yang bersamaan melaju Honda Beat yang ditumpangi dua orang. Tabrakan kedua pun tidak dapat dihindari. Akibat kerasnya benturan, sepeda motor Yamaha Jupiter Z kembali terpental hingga mengenai sebuah Daihatsu Xenia yang berada di belakang Honda Beat.  Peristiwa yang berlangsung hanya dalam hitungan detik itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah saksi berupaya memberikan pertolongan sebelum para korban dievakuasi oleh petugas menuju rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan medis, Azril Nur Fathan mengalami cedera kepala berat disertai pendarahan dari telinga, serta luka lecet pada tangan dan kaki. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara itu, pengendara Honda Genio mengalami luka lecet pada tangan dan kaki dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan inap. Seorang pembonceng Honda Beat juga mengalami memar pada bagian rahang dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Pengendara Honda Beat maupun pengemudi Daihatsu Xenia dilaporkan selamat.

Kecelakaan ini menjadi refleksi bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal kemampuan mengendarai kendaraan, tetapi juga tentang menjaga fokus, memperhitungkan jarak aman, dan selalu mengantisipasi situasi di depan. Dalam banyak kasus, tabrakan beruntun berawal dari satu kesalahan kecil yang kemudian memicu rangkaian kecelakaan yang jauh lebih besar.

Gunungkidul TV mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama. Kurangi kecepatan saat memasuki tikungan, hindari berkendara ketika konsentrasi terganggu, serta selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Satu detik lengah dapat mengubah perjalanan biasa menjadi tragedi yang menyisakan duka bagi banyak keluarga. Tetap utamakan keselamatan. Karena setiap orang yang menunggu di rumah berharap kita pulang dengan selamat.

__Terbit pada
Juli 23, 2026
__Kategori
News