RESMI! KORMI GUNUNGKIDUL PERIODE 2025-2030 DIKUKUHKAN, SIAP UBAH OLAHRAGA JADI GAYA HIDUP WARGA
Gunungkidul TV – Semangat baru olahraga masyarakat di Gunungkidul resmi dimulai. Melalui Surat Keputusan Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 003/SK/KORMI.DIY/II/2026, kepengurusan KORMI Kabupaten Gunungkidul masa bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan.
Penetapan ini bukan sekadar formalitas administratif. Ia menjadi penanda dimulainya babak baru gerakan olahraga masyarakat yang lebih terstruktur, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan warga dari pusat kota hingga dusun-dusun terpencil.

Keputusan yang ditandatangani di Yogyakarta pada 20 Februari 2026 oleh Ketua KORMI DIY, Drs. Kadarmanta Baskara Aji, menegaskan pentingnya peran organisasi olahraga masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran masyarakat.
Dalam konsiderannya, disebutkan bahwa olahraga masyarakat bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional. Ia menjadi ruang tumbuhnya kebersamaan, pemberdayaan, sekaligus penguatan kualitas hidup warga.
Dari Struktur Ke Gerakan Nyata
Kepengurusan yang baru dikukuhkan ini menghadirkan wajah-wajah yang siap bekerja lintas sektor. Mulai dari pelindung yang diisi oleh Bupati dan Ketua DPRD Gunungkidul, hingga dewan penunjang yang melibatkan berbagai kepala dinas strategis mulai dari perencanaan, keuangan, pariwisata, kebudayaan, hingga kesehatan.
Di level operasional, kepemimpinan organisasi dipercayakan kepada Heri Nugroho sebagai Ketua, didampingi Wakil Ketua Drs. Bambang Sutrisno. Struktur ini diperkuat oleh sekretariat, bendahara, hingga berbagai bidang dan komisi yang mencerminkan luasnya spektrum olahraga masyarakat. Ada bidang organisasi, pemberdayaan, perencanaan dan anggaran, hingga kerja sama serta promosi dan media. Tak ketinggalan, komisi-komisi yang menjadi ruh gerakan mulai dari olahraga tradisional dan kreasi budaya, olahraga kesehatan dan kebugaran, hingga olahraga petualangan dan tantangan.
Komposisi ini menunjukkan satu hal KORMI tidak hanya bicara olahraga, tetapi juga budaya, pariwisata, kesehatan, dan gaya hidup.
Menyentuh Akar Rumput
Dengan struktur yang lengkap, tantangan berikutnya adalah menghadirkan program nyata yang berdampak langsung ke masyarakat. KORMI diharapkan mampu menjadi motor penggerak aktivitas olahraga berbasis komunitas mulai dari senam massal, festival olahraga tradisional, hingga kegiatan petualangan yang memanfaatkan kekayaan alam Gunungkidul. Di sinilah peran penting kolaborasi lintas sektor. Dukungan dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga komunitas lokal menjadi kunci agar program tidak berhenti di atas kertas.
Lebih dari itu, KORMI juga diharapkan mampu menjawab tantangan zaman di tengah gaya hidup modern yang cenderung pasif, olahraga masyarakat hadir sebagai solusi sederhana namun berdampak besar.
Menuju Gunungkidul yang Lebih Sehat dan Aktif
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan akan berjalan hingga Februari 2030. Dalam kurun waktu empat tahun ke depan, publik menaruh harapan besar agar kepengurusan ini mampu membawa perubahan nyata. Bukan hanya dalam bentuk prestasi, tetapi dalam kebiasaan. Bukan hanya event seremonial, tetapi gerakan berkelanjutan.

Gunungkidul dengan bentang alamnya yang khas dari perbukitan karst hingga garis pantai selatan menyimpan potensi besar untuk menjadi laboratorium hidup olahraga masyarakat. Tinggal bagaimana potensi itu diolah menjadi gerakan yang hidup, menyenangkan, dan mengakar. Dan kini, dengan kepengurusan yang telah resmi dikukuhkan, langkah pertama telah dimulai.
Olahraga bukan lagi sekadar pilihan ia adalah kebutuhan. Dan KORMI Gunungkidul siap menjadikannya gerakan bersama. (Red)








Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.