SIAP-SIAP !! SABTU 20 JUNI 2026 LISTRIK DI SEJUMLAH WILAYAH WONOSARI GUNUNGKIDUL AKAN PADAM SELAMA 3 JAM
Gunungkidul TV – Aktivitas akhir pekan masyarakat di sejumlah kawasan Wonosari pada Sabtu (20/6/2026) diperkirakan akan sedikit berbeda dari biasanya. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta dan Wonosari mengumumkan adanya pemadaman listrik sementara guna mendukung pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Meski untuk sementara waktu aliran listrik harus dihentikan, pekerjaan ini dilakukan demi memastikan pasokan listrik yang lebih aman dan stabil bagi masyarakat di masa mendatang.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterbitkan PLN pada 19 Juni 2026, pemadaman dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Dusun Selang, Branang, Tawarsari, Purbosari, Pandansari, Jeruksari, Jeruk Kepek, serta beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Pramuka, Jalan Sumarwi, Jalan Kolonel Sugiyono, Jalan Kastari, Jalan Taman Bhakti, Jalan Jagalan, Jalan Alun-Alun Wonosari, Jalan KH Agus Salim, dan sekitarnya.
Bagi sebagian warga, pemadaman listrik mungkin menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pelaku usaha, pekerja rumahan, maupun masyarakat yang mengandalkan perangkat elektronik untuk aktivitas sehari-hari. Namun di sisi lain, momen seperti ini juga dapat menjadi kesempatan untuk melakukan aktivitas yang jarang dilakukan ketika listrik selalu tersedia.
Anak-anak misalnya, bisa memanfaatkan waktu untuk bermain di luar rumah, membaca buku, atau berinteraksi langsung dengan teman-teman sebaya. Sementara orang dewasa dapat menggunakan waktu tersebut untuk beristirahat sejenak dari gawai, bercengkerama dengan keluarga, atau menyelesaikan pekerjaan yang tidak memerlukan listrik. PLN juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan di sekitar jaringan listrik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain tidak mendirikan bangunan atau memasang antena dan baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik, tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan, serta tidak membakar sampah di bawah saluran listrik.
Selain itu, masyarakat yang berencana memangkas atau menebang pohon di dekat jaringan listrik diimbau untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas PLN guna menghindari risiko kecelakaan maupun gangguan pasokan listrik yang lebih luas. Dalam keterangannya, PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemeliharaan tersebut. Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan, aliran listrik akan segera dinormalkan kembali.
Pemeliharaan jaringan memang sering kali tidak terlihat hasilnya secara langsung. Namun di balik padamnya lampu selama beberapa jam, terdapat upaya besar untuk memastikan rumah-rumah tetap terang, usaha tetap berjalan, dan roda kehidupan masyarakat terus bergerak tanpa gangguan yang berarti. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk melakukan persiapan seperlunya, seperti mengisi daya perangkat elektronik, menyiapkan cadangan penerangan, dan mengatur aktivitas yang membutuhkan listrik sebelum jadwal pemadaman dimulai. Dengan persiapan yang baik, pemadaman sementara ini diharapkan dapat dilalui dengan nyaman sembari mendukung peningkatan kualitas layanan kelistrikan bagi seluruh pelanggan. (Red)


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.