VIRAL DI MEDSOS !! TIKET TPR JJLS PANTAI BARON DIDUGA NGGAK SINKRON, INI KLARIFIKASI DARI DINAS PARIWISATA GUNUNGKIDUL

Gunungkidul TV – Riak isu dugaan ketidaksesuaian antara nominal pembayaran dan struk retribusi di kawasan wisata Pantai Baron akhirnya mendapat respons resmi.

Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul bergerak cepat melakukan klarifikasi sekaligus memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Dalam pernyataan resminya, dinas menegaskan komitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan retribusi daerah yang menjadi bagian penting dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini sekaligus menjadi upaya menjaga kepercayaan wisatawan terhadap destinasi unggulan di pesisir selatan tersebut. Tak butuh waktu lama, klarifikasi langsung dilakukan kepada petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang bertugas saat kejadian berlangsung. Dari hasil penelusuran, ditemukan adanya kelalaian dalam menjalankan prosedur pemungutan.

Meski demikian, dinas memastikan bahwa kejadian tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan. Kelalaian diakui terjadi akibat ketelodoran petugas dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Sebagai bentuk ketegasan, dinas mengambil langkah administratif berupa mutasi terhadap petugas yang bersangkutan, disertai pembinaan internal guna meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas pelayanan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi serius untuk memperbaiki sistem pelayanan, khususnya dalam pengelolaan retribusi di kawasan wisata. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang,” demikian penegasan dalam rilis resmi yang ditandatangani Kepala Dinas, Antonius Hary Sukmono.

Dengan klarifikasi ini, pemerintah berharap kepercayaan publik terhadap pengelolaan sektor pariwisata Gunungkidul tetap terjaga, di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan ke destinasi pantai yang menjadi andalan daerah.

__Terbit pada
April 10, 2026
__Kategori
News