SALUT !! RSIY PDHI YOGYAKARTA LAYANI ABDI DALEM KERATON HINGGA PELARI MANCANEGARA DALAM SEPEKAN

Gunungkidul TV – Di balik gegap gempita ribuan pelari yang memadati lintasan Mandiri Jogja Marathon 2026, terdapat peran penting tenaga kesehatan yang bekerja memastikan setiap langkah peserta berlangsung aman dan nyaman. Salah satu yang mendapat kepercayaan besar dalam ajang bergengsi ini adalah Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI, yang terlibat aktif sejak sebelum hari pelaksanaan hingga puncak acara.

Kepercayaan yang diberikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Mandiri Inhealth bukan sekadar penugasan medis biasa. Lebih dari itu, keterlibatan RSIY PDHI menjadi wujud kolaborasi antara sektor kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Sejak pertengahan Juni 2026, RSIY PDHI telah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan yang menyertai penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon 2026. Perjalanan pengabdian tersebut dimulai pada 14 Juni melalui kegiatan Medical Stand By Mandiri Sahabat Desa, di mana tim medis disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta dan panitia selama kegiatan berlangsung. Komitmen pelayanan kemudian berlanjut melalui program Mandiri Bakti Kesehatan 2026. Pada 19 Juni 2026, tim kesehatan RSIY PDHI menyambangi para Abdi Dalem di kawasan Puralaya Imogiri dan Puro Pakualaman. Mereka yang selama ini menjadi penjaga tradisi dan warisan budaya Yogyakarta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat dan budaya daerah.

Sehari berikutnya, kegiatan serupa dilaksanakan untuk para Abdi Dalem Keraton Kasultanan Yogyakarta. Dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan tersebut, lebih dari 1.600 Abdi Dalem memperoleh layanan medical check-up yang bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini sekaligus mendorong pola hidup sehat di kalangan para pelestari budaya. Bagi banyak orang, para Abdi Dalem adalah sosok yang setia menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan mereka menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Yogyakarta itu sendiri. Memasuki puncak kegiatan pada Ahad, 21 Juni 2026, suasana berubah menjadi lebih semarak. Ribuan pelari dari berbagai daerah bahkan mancanegara berkumpul mengikuti Mandiri Jogja Marathon 2026. Di tengah antusiasme tersebut, RSIY PDHI menerjunkan dokter dan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi khusus dalam penanganan kegawatdaruratan olahraga. Tim medis disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kondisi yang mungkin terjadi selama perlombaan, mulai dari kelelahan ekstrem, cedera olahraga, hingga kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat seperti gangguan jantung dan trauma. Kehadiran mereka menjadi jaring pengaman penting agar seluruh peserta dapat berlari dengan rasa aman dan percaya diri.

Kepala Bidang Pelayanan RSIY PDHI, drg. Hj. Saptorini, M.A.R.S., CHEC., CHMC, menyebut kepercayaan yang diberikan kepada rumah sakit merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bagi RSIY PDHI, pelayanan kesehatan tidak hanya dipandang sebagai tanggung jawab profesional, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian sosial. Nilai tersebut tercermin dalam setiap kegiatan yang melibatkan rumah sakit, baik dalam pelayanan sehari-hari maupun dalam kegiatan sosial berskala besar.

Kolaborasi antara RSIY PDHI, Bank Mandiri, dan Mandiri Inhealth menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk melalui kegiatan olahraga, bakti sosial, hingga pelayanan kesehatan preventif bagi kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya. Lebih dari sekadar mendukung sebuah ajang olahraga internasional, keterlibatan RSIY PDHI dalam seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi pesan bahwa kesehatan adalah fondasi utama bagi masyarakat yang kuat, produktif, dan berdaya saing. Dari para penjaga budaya hingga para pelari yang menantang batas kemampuan diri, semuanya membutuhkan satu hal yang sama: kesehatan yang terjaga.

Melalui langkah nyata tersebut, RSIY PDHI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, sekaligus menjadi mitra kesehatan yang siap mendukung berbagai program kemanusiaan dan pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Red)

__Terbit pada
Juni 21, 2026
__Kategori
News