SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE-80, POLRES GUNUNGKIDUL HADIRKAN PASAR MURAH DAN BAZAR UMKM, WARGA BERBURU SEMBAKO HINGGA DOORPRIZE

Gunungkidul TV – Kamis Pagi (25/06/2026) halaman Mapolres Gunungkidul tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga dari berbagai penjuru kabupaten berdatangan sejak matahari belum terlalu tinggi. Sebagian mengenakan pakaian olahraga, sebagian lainnya membawa tas belanja. Senyum, tawa, dan obrolan hangat mewarnai suasana yang penuh kebersamaan.

Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang seremonial bagi jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul. Di balik semarak jalan sehat, senam bersama, dan hiburan rakyat, terselip pesan kuat bahwa Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Tak kurang dari 500 warga mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolres Gunungkidul, Kamis (25/6). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, Dandim 0730 Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, jajaran Forkopimda, Pejabat Utama Polres, hingga perwakilan Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul dan Disperindag DIY.

Sejak pagi, antrean warga mulai terlihat di stan pasar murah. Berbeda dari kegiatan serupa pada umumnya, masyarakat kali ini tidak perlu menunjukkan kupon ataupun memenuhi persyaratan administrasi tertentu. Cukup datang, memilih kebutuhan pokok, lalu membayar dengan harga yang jauh lebih ringan dibanding harga pasar. Minyak goreng, gula pasir, tepung, hingga beras premium menjadi komoditas yang paling banyak diburu. Kehadiran PT Rajawali Nusindo bersama Perum BULOG Kanwil Yogyakarta membuat stok bahan pokok tersedia dalam jumlah memadai dengan harga terjangkau, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus terbebani lonjakan harga.

Masih di kompleks Mapolres Gunungkidu, deretan stand UMKM lokal juga ramai dipadati pengunjung. Aneka makanan, minuman, produk olahan, hingga kerajinan khas Gunungkidul menjadi daya tarik tersendiri. Aktivitas jual beli yang berlangsung sepanjang acara memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.

Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa mengatakan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, bazar UMKM dan pasar murah bukan sekadar rangkaian peringatan ulang tahun institusi, melainkan bentuk kepedulian sosial yang diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah. “Kami ingin Polri semakin profesional, modern, dekat dengan masyarakat, serta mampu memberikan manfaat nyata melalui berbagai program yang langsung dirasakan warga,“ ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Ia menilai kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kekuatan penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi saat ini. Menurutnya, olahraga bersama yang dipadukan dengan pasar murah menciptakan ruang silaturahmi sekaligus memperkuat semangat gotong royong lintas sektor. Kehadiran pasar murah dinilai turut membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

Kemeriahan semakin terasa ketika acara berlanjut dengan senam bersama, hiburan rakyat, hingga pengundian ratusan hadiah doorprize. Sorak-sorai warga yang berhasil membawa pulang hadiah menjadi penutup yang manis dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Gunungkidul menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya soal menciptakan situasi yang kondusif. Lebih dari itu, kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, dukungan terhadap pelaku UMKM, serta upaya menjaga stabilitas pangan menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Di tengah semangat kebersamaan yang terbangun, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi simbol bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu melahirkan manfaat yang nyata. Sebuah perayaan yang bukan hanya meriah, tetapi juga menghadirkan harapan dan kepedulian bagi warga Gunungkidul. (Red)

__Terbit pada
Juni 25, 2026
__Kategori
News