DARI SEMANGAT GOTONG ROYONG, WARGA RT 03 SENDANG II SAWAHAN GUNUNGKIDUL BANGUN BALAI RT DUA LANTAI SENILAI 40 JUTA

Gunungkidul TV – Di tengah derasnya arus perubahan zaman, semangat gotong royong masih menjadi denyut kehidupan masyarakat di pedesaan. Nilai kebersamaan itu kembali terlihat di RT 03 Padukuhan Sendang 2, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Dengan mengandalkan swadaya warga dan dukungan para donatur, masyarakat setempat bergotong royong membangun sebuah Balai RT dua lantai yang nantinya akan menjadi pusat berbagai aktivitas warga. Hingga saat ini, pembangunan telah memasuki tahap kedua, menandai semakin dekatnya harapan masyarakat memiliki fasilitas bersama yang representatif.

Ketua RT 03, Surepto, menjelaskan bahwa keberadaan balai tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kekompakan dan kepedulian warga terhadap lingkungan. Menurutnya, lantai pertama akan dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan berbagai inventaris RT, seperti peralatan kebersihan, perlengkapan kegiatan, hingga berbagai perabot milik lingkungan. Sementara itu, lantai kedua dirancang sebagai ruang pertemuan warga untuk musyawarah, rapat, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. “Selama ini inventaris RT masih berpindah-pindah tempat penyimpanan. Dengan adanya balai ini, semuanya akan lebih tertata dan kegiatan warga juga menjadi lebih nyaman,“ ujarnya.

Surepto juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga RT 03 serta para donatur yang telah memberikan dukungan, baik berupa tenaga, pikiran, maupun bantuan dana. Menurutnya, keberhasilan pembangunan balai RT ini tidak lepas dari semangat gotong royong yang terus terjaga. Hampir setiap tahapan pembangunan dikerjakan bersama-sama oleh warga dengan penuh antusias. Dukungan juga datang dari Dukuh Sendang 2, Supardi, yang menyambut baik pembangunan balai RT tersebut. Ia menilai inisiatif masyarakat ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan lingkungan tidak selalu harus bergantung pada bantuan pemerintah.

Dengan semangat kebersamaan, warga mampu mewujudkan fasilitas yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Supardi berharap keberhasilan RT 03 dapat menjadi inspirasi bagi RT lainnya untuk terus membangun lingkungan melalui budaya gotong royong dan swadaya masyarakat.

Pembangunan Balai RT 03 sendiri diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp40 juta, yang seluruhnya berasal dari iuran warga serta bantuan para donatur. Lebih dari sekadar bangunan, balai RT ini menjadi simbol persatuan, kepedulian, dan kekuatan kebersamaan masyarakat. Di saat banyak orang menunggu bantuan datang, warga RT 03 memilih bergerak bersama, membuktikan bahwa kerja sama dan rasa memiliki mampu menghadirkan perubahan nyata.

Semangat seperti inilah yang menjadi wajah asli masyarakat Gunungkidul guyub, mandiri, dan saling menguatkan. Harapannya, Balai RT 03 Sendang 2 tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan, kegiatan sosial, dan kebersamaan yang terus mempererat tali persaudaraan antar warga. (Red)

__Terbit pada
Juli 15, 2026
__Kategori
News