HARI BARU DI GERBANG SAMUDERA ILMU, SAAT TARUNA BARU SMK NEGERI 1 TANJUNGSARI GUNUNGKIDUL MEMULAI PERJALANAN MENUJU MASA DEPAN

Gunungkidul TV – Langkah-langkah kecil itu memasuki gerbang sekolah dengan wajah penuh harapan. Sebagian masih tampak canggung, sebagian lainnya tersenyum sambil sesekali menoleh mencari teman baru. Di balik seragam yang masih rapi dan semangat yang membuncah, tersimpan mimpi-mimpi besar yang siap berlayar menuju masa depan.

Begitulah suasana yang menyelimuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Tanjungsari, Senin (13/7/2026). Selama lima hari, hingga 17 Juli mendatang, sekolah yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan vokasi bidang kelautan dan perikanan di Gunungkidul ini membuka lembaran baru bagi ratusan calon taruna dan taruni.

Mengusung tema Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah dengan semangat Mengarungi Samudera Ilmu, Membangun Karakter Bahari, Mengukir Prestasi, kegiatan MPLS tahun ini bukan sekadar memperkenalkan ruang kelas atau tata tertib sekolah. Lebih dari itu, sekolah ingin menanamkan karakter sejak langkah pertama para peserta didik memasuki lingkungan pendidikan.

Suasana hangat langsung terasa sejak pagi. Guru, tenaga kependidikan, dan panitia menyambut setiap calon taruna dan taruni layaknya keluarga yang tengah menerima anggota baru. Tidak ada kesan menakutkan ataupun senioritas. Yang hadir justru senyum, sapaan hangat, dan semangat untuk tumbuh bersama. Momentum pembukaan ditandai dengan upacara yang berlangsung khidmat. Dalam amanatnya, Kepala SMK Negeri 1 Tanjungsari Sunarto, mengajak seluruh calon taruna dan taruni memandang masa depan dengan optimisme. “Mulai hari ini kalian memasuki lingkungan pendidikan yang bukan hanya mengajarkan ilmu dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta jiwa bahari,“ ungkapnya.

Menurut Sunarto, memasuki jenjang SMK adalah awal perjalanan baru yang membutuhkan keberanian untuk beradaptasi, belajar, dan terus berkembang. Ia mendorong seluruh peserta didik agar tidak ragu menggali potensi diri, membangun komunikasi yang baik dengan guru maupun teman, serta menjadikan sekolah sebagai tempat bertumbuh. Pesan yang paling kuat dalam amanat tersebut adalah pentingnya menjadikan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai pedoman hidup sehari-hari. Nilai-nilai keimanan, menghormati orang tua dan guru, semangat belajar, hidup rukun, hingga cinta tanah air diharapkan tidak berhenti sebagai hafalan, melainkan menjadi karakter yang melekat dalam setiap tindakan.

Di hadapan seluruh peserta, Sunarto juga menegaskan komitmen sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan. “Tidak boleh ada bullying, perpeloncoan, ataupun senioritas. Mulai hari ini kita adalah satu keluarga besar. Bangun kebersamaan, saling menghormati, saling membantu, dan tumbuh bersama,“ pesannya yang disambut antusias para peserta.

Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari konsep MPLS Ramah, sebuah pendekatan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran yang dihargai, didampingi, dan diberikan ruang untuk berkembang tanpa tekanan. Selama pelaksanaan MPLS, calon taruna dan taruni akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya positif, tata tertib, program keahlian, organisasi peserta didik, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjadi wadah pengembangan minat dan bakat. Namun, yang paling menarik adalah bagaimana identitas sekolah sebagai institusi pendidikan kelautan dan perikanan diterjemahkan menjadi filosofi kehidupan.

Bagi SMK Negeri 1 Tanjungsari, laut bukan sekadar ruang belajar. Laut adalah simbol kehidupan. Ombaknya menggambarkan tantangan, anginnya melambangkan perubahan, sedangkan cakrawala menjadi gambaran cita-cita yang harus terus dikejar. Karena itulah, karakter bahari menjadi fondasi utama yang ingin ditanamkan kepada setiap taruna dan taruni. Mereka didorong menjadi pribadi yang tangguh menghadapi tantangan, disiplin menjalankan tanggung jawab, mampu bekerja sama, peduli terhadap lingkungan, serta pantang menyerah dalam meraih impian.

Filosofi tersebut menjadi bekal penting di tengah dunia kerja yang terus berkembang dan menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga kuat secara karakter. MPLS Ramah 2026 pun menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjelma sebagai gerbang awal yang menghubungkan mimpi para peserta didik dengan masa depan yang ingin mereka capai.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang edukatif, menyenangkan, dan inspiratif agar setiap calon taruna dan taruni merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah. Dari sinilah kepercayaan diri dibangun, persahabatan dimulai, dan semangat belajar ditumbuhkan. Dengan semangat Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah, SMK Negeri 1 Tanjungsari menegaskan komitmennya untuk mendampingi setiap peserta didik mengarungi samudera ilmu, membangun karakter bahari, mengasah keterampilan vokasi, sekaligus mengukir prestasi yang membanggakan. Karena setiap pelaut hebat selalu memulai pelayarannya dari dermaga. Dan bagi calon taruna serta taruni SMK Negeri 1 Tanjungsari, hari ini adalah dermaga pertama menuju masa depan yang lebih luas.

__Terbit pada
Juli 15, 2026
__Kategori
News