GAS POL KE SEMARANG !! 100 BIKERSMU DIY KAWAL SEMANGAT MUKTAMAR XVI TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
Gunungkidul TV — Udara pagi masih terasa dingin ketika halaman Masjid Agung Sleman mulai dipenuhi deru mesin sepeda motor. Satu per satu anggota Bikersmu dari berbagai penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta berdatangan. Mengenakan atribut komunitas dan perlengkapan berkendara lengkap, mereka berkumpul bukan sekadar untuk touring, melainkan membawa semangat persaudaraan dan dakwah menuju Kota Semarang.
Sabtu (08/08/26) selepas salat Subuh, sebanyak 100 anggota Bikersmu Korwil DIY resmi memulai perjalanan menuju Semarang, Jawa Tengah. Dengan mengendarai 85 sepeda motor berbagai jenis, rombongan bergerak bersama untuk menyemarakkan pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang.
Suasana kebersamaan sudah terasa sejak sebelum keberangkatan. Para peserta yang berasal dari Chapter Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, hingga Gunungkidul saling menyapa dan berbincang hangat sembari menikmati sarapan pagi. Di antara mereka ada yang baru pertama kali mengikuti touring jarak jauh, ada pula yang sudah berpengalaman menjelajahi berbagai daerah bersama Bikersmu. Sebelum roda mulai berputar, seluruh peserta mengikuti pengarahan. Ketua BIKERSMU Korwil DIY, Ndan Soni, mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan, kekompakan, dan nama baik komunitas selama perjalanan. Sementara itu, Road Captain Jusanta memberikan penjelasan teknis mengenai rute perjalanan serta etika berkendara agar rombongan tetap aman dan tertib di jalan.
Pelepasan rombongan berlangsung khidmat. Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PWM DIY, Ananto Isworo, menyampaikan sambutan sekaligus memimpin doa agar seluruh peserta diberikan keselamatan selama perjalanan hingga kembali ke Yogyakarta. Bagi Bikersmu, touring kali ini memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar perjalanan lintas kota. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan nyata terhadap salah satu agenda besar Muhammadiyah melalui Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. “Touring kali ini kita laksanakan untuk menyemarakkan pembukaan Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-16 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang,” ungkap Wahyu Soni Gunawan Ketua BikersMu Korwil DIY.
Menurutnya, hubungan antara BIKERSMU dan Tapak Suci memang terjalin erat. Tidak sedikit anggota komunitas motor Muhammadiyah tersebut yang juga merupakan kader dan anggota Tapak Suci. “Karena sebagian anggota BIKERS kita juga banyak yang menjadi anggota Tapak Suci,” tambahnya.
Perjalanan menuju Semarang pun menjadi gambaran nyata bagaimana hobi, dakwah, dan persaudaraan dapat berjalan beriringan. Iring-iringan puluhan motor yang melintas di jalur Yogyakarta–Semarang bukan hanya menarik perhatian pengguna jalan, tetapi juga membawa pesan tentang solidaritas dan semangat kebersamaan. Demi memastikan perjalanan berlangsung aman, rombongan turut didampingi satu unit AmbulanMU Pajangan yang siaga memberikan layanan kesehatan apabila dibutuhkan. Kehadiran AmbulanMU menjadi simbol bahwa budaya keselamatan dan kepedulian selalu menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan komunitas Muhammadiyah.
Setibanya di Kota Semarang, para peserta langsung mengikuti rangkaian pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang berlangsung meriah di kawasan ikonik Simpang Lima. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati lokasi acara, menghadirkan atmosfer kebanggaan sekaligus semangat persatuan bagi keluarga besar Tapak Suci. Namun perjalanan mereka tidak berhenti di sana. Rangkaian touring juga diisi dengan kunjungan ke kawasan Kota Lama Semarang yang terkenal dengan bangunan-bangunan bersejarahnya. Di lokasi tersebut, para peserta menikmati suasana kota sambil mengabadikan momen kebersamaan yang jarang ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
Agenda kemudian berlanjut dengan silaturahmi ke kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Kunjungan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarkader Muhammadiyah sekaligus memperkenalkan berbagai perkembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah kepada para peserta.
Bagi para anggota BIKERSMU, perjalanan ini bukan sekadar tentang kilometer yang ditempuh atau destinasi yang dikunjungi. Touring menjadi ruang bertemu, berbagi pengalaman, memperkuat ukhuwah, serta meneguhkan komitmen untuk terus membawa nilai-nilai Islam berkemajuan dalam berbagai aktivitas komunitas. Di tengah berkembangnya komunitas motor yang identik dengan kebebasan berkendara, Bikersmu menghadirkan wajah berbeda. Mereka menunjukkan bahwa komunitas otomotif juga dapat menjadi wadah dakwah, pengabdian sosial, dan penguatan jaringan persaudaraan.
Touring menuju Semarang ini menjadi bukti bahwa semangat Muktamar XVI Tapak Suci tidak hanya terasa di arena kegiatan utama, tetapi juga hidup di sepanjang perjalanan para kader yang datang dari berbagai daerah. Dari Yogyakarta menuju Semarang, dari deru mesin hingga lantunan doa, terselip pesan sederhana namun kuat: persaudaraan akan selalu menemukan jalannya untuk tumbuh dan menginspirasi. (Red)






