PANEN RAYA MELON KETAPANG PULUTAN GUNUNGKIDUL, 5.000 MELON PREMIUM SIAP DIPETIK LANGSUNG DARI KEBUN BESOK SABTU

Gunungkidul TV – Di tengah hamparan hijau Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari, sebuah destinasi agrowisata baru siap menyambut masyarakat. Panen Raya Melon Ketapang bukan sekadar kegiatan memanen buah, melainkan menghadirkan pengalaman menyenangkan memetik melon premium langsung dari kebunnya, sekaligus mengenal lebih dekat potensi pertanian modern yang dikelola oleh masyarakat desa.

Kegiatan yang akan digelar Sabtu (08/08/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini berlangsung di Kampung Salaman, Padukuhan Butuh, Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Di lokasi tersebut berdiri kebun melon seluas 5.000 meter persegi yang dikelola oleh BUMDes Maju Mandiri Kalurahan Pulutan di atas lahan milik Danang. Kebun ini menjadi salah satu wujud pengembangan usaha desa berbasis pertanian produktif yang sekaligus diarahkan menjadi destinasi wisata edukasi. Sebanyak 5.000 tanaman melon tumbuh subur di dalam greenhouse.

Penanaman telah memasuki usia 56 hari sejak dimulai pada 12 Juli 2026, menandai masa panen yang dinanti-nantikan. Varietas yang dibudidayakan terdiri atas sekitar 3.000 tanaman melon Golden Premium dan 1.800 tanaman melon Putihan, yang dikenal memiliki cita rasa manis, daging buah segar, serta kualitas premium.

Memasuki area kebun, pengunjung akan disambut pemandangan deretan melon yang menggantung rapi di setiap lorong tanaman. Suasana yang asri berpadu dengan aroma segar khas kebun menciptakan pengalaman berbeda yang jarang ditemui di kawasan perkotaan. Tak heran jika lokasi ini diprediksi menjadi salah satu spot favorit untuk berburu foto maupun konten media sosial.

Daya tarik utama Panen Raya Melon Ketapang adalah kesempatan bagi pengunjung untuk memetik melon langsung dari pohonnya. Aktivitas ini menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan dunia pertanian sekaligus memberikan kepuasan tersendiri saat menikmati hasil panen yang dipilih secara langsung. Selain wisata petik buah, pengunjung juga dapat mengikuti wisata edukasi mengenai proses budidaya melon, mulai dari teknik penanaman, perawatan tanaman, hingga tahapan panen. Konsep ini menjadikan Panen Raya Melon Ketapang sebagai destinasi yang cocok untuk keluarga, pelajar, maupun masyarakat yang ingin belajar mengenai pertanian modern.

Untuk menikmati hasil panen, pengunjung cukup membayar Rp20.000 per kilogram bagi melon yang dipetik sendiri. Bahkan tersedia promo menarik, yakni setiap pembelian tiga kilogram melon akan mendapatkan satu tiket gratis wisata edukasi dan keluarga Lembah Desa, sehingga pengalaman berwisata menjadi semakin lengkap. Lebih dari sekadar memanen buah, Panen Raya Melon Ketapang menjadi bukti bahwa inovasi desa mampu mengangkat sektor pertanian menjadi destinasi wisata bernilai ekonomi tinggi. Kehadiran agrowisata ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal, sekaligus memperkuat posisi Kalurahan Pulutan sebagai salah satu pusat agrowisata unggulan di Kabupaten Gunungkidul.

Dengan perpaduan panorama kebun yang hijau, melon premium berkualitas, edukasi pertanian, dan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya, Panen Raya Melon Ketapang menjadi destinasi yang layak dikunjungi bersama keluarga pada akhir pekan ini. Sebuah pengalaman sederhana, namun meninggalkan kesan manis tentang semangat inovasi desa yang terus tumbuh dan menginspirasi. (Red)

__Terbit pada
Agustus 6, 2026
__Kategori
News