31 KALURAHAN BERSIAP MEMILIH PEMIMPIN BARU, PILUR SERENTAK 2026 JADI PESTA DEMOKRASI TERBESAR DI GUNUNGKIDUL

Gunungkidul TV – Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan demokrasi di tingkat kalurahan di Kabupaten Gunungkidul. Sebanyak 31 kalurahan akan menggelar Pemilihan Lurah (Pilurah) Serentak pada Sabtu, 26 September 2026. Bukan sekadar memilih pemimpin desa, agenda ini menjadi ajang bagi ribuan warga untuk menentukan arah pembangunan kalurahan mereka selama enam tahun ke depan.

Suasana politik di sejumlah kalurahan mulai terasa hangat. Baliho bakal calon bermunculan, obrolan tentang sosok pemimpin ideal menjadi topik di gardu ronda, warung kopi, hingga media sosial. Pilurah kali ini diprediksi menjadi salah satu pesta demokrasi desa terbesar yang pernah digelar di Bumi Handayani.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menetapkan berbagai tahapan agar seluruh proses berlangsung tertib, jujur, adil, dan demokratis. Masyarakat pun diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga ikut mengawal agar pesta demokrasi berjalan damai tanpa memecah kerukunan warga.

Demokrasi Dimulai dari tingkat kalurahan (desa)

Kalurahan merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Dari kantor kalurahan, berbagai program pembangunan, pelayanan administrasi, pemberdayaan masyarakat hingga pengelolaan dana desa dijalankan. Karena itu, sosok lurah yang terpilih akan memegang peran strategis dalam menentukan masa depan wilayahnya.

Pemilihan Lurah (Pilur) bukan sekadar kompetisi antar calon, melainkan ruang bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki integritas, visi pembangunan, serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat setelah kontestasi berakhir.

Inilah Daftar 31 Kalurahan yang Menggelar Pilurah Serentak 2026

  1. Kapanewon (Kecamatan) Wonosari di Kalurahan (Desa) Baleharjo dan Siraman
  2. Kapanewon (Kecamatan) Nglipar di Kalurahan (Desa) Katongan
  3. Kapanewon (Kecamatan) Playen di Kalurahan Dengok, Ngunut, Ngawu, Bandung, dan Logandeng
  4. Kapanewon (Kecamatan) Patuk di Kalurahan (Desa) Ngoro-oro, Terbah
  5. Kapanewon (Kecamatan) Paliyan di Kalurahan (Desa) Mulusan
  6. Kapanewon (Kecamatan) Panggang di Kalurahan (Desa) Girisuko
  7. Kapanewon (Kecamatan) Semanu di Kalurahan (Desa) Candirejo
  8. Kapanewon (Kecamatan) Karangmojo di Kalurahan (Desa) Kelor
  9. Kapanewon (Kecamatan) Ponjong di Kalurahan (Desa) Sidorejo
  10. Kapanewon (Kecamatan) Rongkop di Kalurahan Botodayaan
  11. Kapanewon (Kecamatan) Semin di Kalurahan (Desa) Kalitekuk dan Bulurejo
  12. Kapanewon (Kecamatan) Ngawen di Kalurahan (Desa) Jurangjero, Kampung, dan Watusigar
  13. Kapanewon (Kecamatan) Gedangsari di Kalurahan (Desa) Mertelu, Watugajah, dan Sampang
  14. Kapanewon (Kecamatan) Saptosari di Kalurahan (Desa) Jetis, Kepek, Kanigoro, Monggol, dan Ngloro
  15. Kapanewon (Kecamatan) Tanjungsari di Kalurahan (Desa) Hargosari
  16. Kapanewon (Kecamatan) Purwosari di Kalurahan (Desa) Girijati

Tahapan Penting Pemilihan Lurah Gunungkidul Serentak 2026

Tahapan penyelenggaraan telah dimulai sejak pertengahan tahun dan akan mencapai puncaknya pada akhir September.

  • 10–11 Juni 2026 : Pembentukan Panitia Pemilihan Lurah.
  • 10 Juli 2026 : Pengumuman dan sosialisasi Pemilihan Lurah.
  • 13–23 Juli 2026 : Pendaftaran bakal calon lurah.
  • Akhir Juli–Agustus 2026 : Penelitian dan verifikasi persyaratan administrasi.
  • 8 September 2026 : Penetapan calon lurah.
  • September 2026 : Masa kampanye sesuai jadwal panitia.
  • 26 September 2026 : Pemungutan sekaligus penghitungan suara.
  • Pasca pemungutan suara : Penetapan hasil hingga pelantikan lurah terpilih sesuai ketentuan.

Adu Gagasan, Bukan Adu Permusuhan

Pilur selalu menghadirkan dinamika. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang sehat. Namun yang jauh lebih penting adalah menjaga persaudaraan antar warga agar tidak retak hanya karena perbedaan dukungan politik. Masyarakat berharap para calon mampu menghadirkan pertarungan ide, program kerja, dan gagasan untuk memajukan kalurahan, bukan menyebarkan provokasi ataupun informasi yang menyesatkan.

Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, tugas besar telah menanti. Mulai dari meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, mengembangkan potensi wisata dan UMKM, hingga mengoptimalkan pembangunan berbasis kebutuhan warga.

Menanti Pemimpin Baru Bumi Handayani dari Tingkat Kalurahan

Pilur Serentak 2026 bukan hanya tentang menang atau kalah. Lebih dari itu, inilah kesempatan masyarakat menentukan masa depan kampung halamannya melalui proses demokrasi yang damai, bermartabat, dan penuh semangat kebersamaan. Selama beberapa bulan ke depan, perhatian masyarakat Gunungkidul dipastikan akan tertuju pada perjalanan pesta demokrasi di 31 kalurahan tersebut. Siapa yang berhasil merebut hati rakyat, dialah yang akan menerima amanah untuk membawa perubahan dan mewujudkan harapan masyarakat menuju kalurahan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (Red)

Baca Juga

__Terbit pada
Juli 27, 2026
__Kategori
News