KNPI GUNUNGKIDUL RESMI BERGANTI NAHKODA, SIAP KAWAL PARIWISATA HINGGA PENGENTASAN KEMISKINAN

Gunungkidul TV – Suasana Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, dipenuhi semangat optimisme generasi muda. Sebanyak 59 pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gunungkidul periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan terbesar di Bumi Handayani.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPD KNPI DIY, Husni Mubarok, disaksikan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, jajaran Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Kepala Balai Dikmen Gunungkidul, hingga para pengurus KNPI dari periode sebelumnya.

Kepengurusan baru ini merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD KNPI Gunungkidul yang digelar pada 24 Mei 2026. Dalam forum tersebut, Wahyudi Syakuri, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Gunungkidul periode 2026–2029. Menariknya, kepengurusan kali ini diperkuat dengan 13 departemen yang akan menggarap berbagai sektor strategis pembangunan kepemudaan. Dalam sambutan perdananya, Wahyudi menegaskan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah derasnya perubahan zaman. “Pemuda harus hadir sebagai pelopor, bukan hanya penonton. Kehadiran pemuda harus menjadi motor penggerak pembangunan, perekat persatuan, sekaligus garda terdepan menghadapi berbagai tantangan masa depan.“

Komitmen tersebut bukan sekadar slogan. KNPI Gunungkidul bertekad membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, hingga berbagai elemen strategis lainnya. Menurut Wahyudi, KNPI ingin menjadi mitra strategis, bukan sekadar mitra kritis. Organisasi kepemudaan ini siap mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari pengembangan sektor pariwisata, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif, hingga ikut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua DPD KNPI DIY, Husni Mubarok. Ia menyebut KNPI Gunungkidul sebagai salah satu organisasi daerah yang dinilai paling disiplin menjalankan aturan organisasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, keberhasilan Musda XI yang berlangsung tertib menjadi bukti bahwa KNPI Gunungkidul memiliki budaya organisasi yang sehat serta mampu menjaga soliditas antar pengurus.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru. Ia menilai keberadaan 13 departemen di tubuh KNPI memiliki kesamaan bidang dengan organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, kata Endah, membuka pintu selebar-lebarnya bagi KNPI untuk bersinergi dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Dengan komunikasi yang baik bersama OPD, berbagai gagasan kreatif anak muda diharapkan dapat diwujudkan menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pelantikan ini bukan hanya seremoni pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi simbol lahirnya energi baru kepemudaan di Gunungkidul. Di tengah tantangan perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga tuntutan pembangunan daerah, KNPI diharapkan mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan untuk melahirkan inovasi, memperkuat persatuan, serta menghadirkan karya nyata yang berdampak bagi masyarakat.

Kini, harapan itu berada di pundak 59 pengurus baru. Masyarakat tentu menanti, bagaimana semangat kolaborasi yang digaungkan hari ini benar-benar diterjemahkan menjadi aksi nyata demi mewujudkan Gunungkidul Handayani yang semakin maju, berdaya saing, dan dipelopori oleh generasi mudanya. (Red)

__Terbit pada
Juli 24, 2026
__Kategori
News