MUHAMMADIYAH RESMIKAN SAPEN UNIVERSAL SCHOOL, SEKOLAH BERSTANDAR GLOBAL DENGAN FASILITAS SUPER MODERN
Gunungkidul TV – Sebuah babak baru dalam perjalanan pendidikan Muhammadiyah resmi dimulai. Di tengah semangat membangun generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing global, Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) akhirnya diresmikan pada Sabtu (4/7/2026).
Peresmian ini bukan sekadar menandai berdirinya sebuah gedung sekolah modern, tetapi juga menjadi simbol lahirnya mimpi besar Muhammadiyah untuk menghadirkan pendidikan berkelas dunia yang tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman. Bangunan megah enam lantai yang berdiri kokoh di kawasan Sapen, Kota Yogyakarta itu menjadi wajah baru pendidikan Muhammadiyah. Di balik arsitekturnya yang modern, tersimpan cita-cita besar untuk melahirkan generasi yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menjadi warga dunia.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., menegaskan bahwa lahirnya Muhammadiyah Sapen Universal School bukanlah garis akhir sebuah perjuangan. Sebaliknya, sekolah ini merupakan titik awal menuju lompatan yang lebih besar. “Kami bersyukur atas berdirinya SD Muhammadiyah Sapen Universal School. Namun, langkah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tekad kami untuk menghadirkan sekolah lanjutan, baik SMP maupun SMA, yang mampu mencerminkan modernitas dan kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah,“ ujarnya saat peresmian.
Menurut Ikhwan, MSUS lahir dari kolaborasi erat antara SD Muhammadiyah Sapen, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, PWM DIY, serta berbagai pihak yang memiliki visi sama dalam membangun pendidikan masa depan. Kehadiran sekolah ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari delapan program prioritas PWM DIY periode 2022–2027 yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama dakwah dan tajdid. Lebih dari sekadar membangun sekolah baru, Muhammadiyah ingin menghadirkan sebuah ekosistem pendidikan yang mampu menjadi mercusuar bagi amal usaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Semangat untuk terus bertumbuh, naik kelas, dan menghadirkan inovasi menjadi pesan utama yang ingin ditegaskan melalui peresmian tersebut.
Ikhwan juga menyampaikan harapan kepada para orang tua agar kepercayaan yang diberikan kepada Muhammadiyah Sapen Universal School menjadi investasi terbaik bagi masa depan anak-anak mereka. “Semoga putra-putri yang belajar di Muhammadiyah Sapen Universal School tumbuh menjadi insan yang saleh dan salehah, berilmu, berkarakter, serta memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,“ tuturnya.
Di balik kemegahan bangunan tersebut terdapat proses pembangunan yang tidak sederhana. Muhammadiyah Sapen Universal School dibangun melalui kolaborasi PT Karya Unggul Berkemajuan (PT KUB) dan PT Mentari Prima Niaga (PT MPN). Berdiri di atas lahan seluas 8.200 meter persegi, sekolah ini memiliki luas bangunan hampir 5.000 meter persegi dengan enam lantai yang selesai dibangun hanya dalam 274 hari kalender atau kurang dari satu tahun. Nilai investasinya mencapai sekitar Rp38,6 miliar. Setiap lantai dirancang untuk mendukung proses belajar yang modern dan menyenangkan. Mulai dari kafetaria, musala, Laboratorium ISMUBA, perpustakaan, klinik, ruang kelas digital, laboratorium matematika, bahasa, dan sains, hingga ruang pengembangan minat bakat, gym, serta arena olahraga indoor.

Kenyamanan peserta didik juga menjadi perhatian utama. Seluruh ruang kelas dilengkapi kursi multifungsi yang dapat direbahkan sehingga siswa dapat beristirahat dengan nyaman ketika dibutuhkan. Proses pembelajaran semakin interaktif dengan hadirnya layar digital berukuran 85 inci di setiap kelas, lebih besar dari bantuan awal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang semula berukuran 75 inci. Tak hanya itu, MSUS juga menghadirkan teknologi elevator modern yang dirancang tetap dapat difungsikan dalam kondisi darurat sesuai standar keselamatan. Inovasi ini menjadi salah satu keunggulan yang menunjukkan keseriusan Muhammadiyah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ketua Tim Pembangunan Muhammadiyah Sapen Universal School, H. Gita Danu Pranata, M.M., menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini masih merupakan tahap awal dari sebuah rencana besar. Muhammadiyah telah menyiapkan visi jangka panjang dengan membangun Tower 2 yang direncanakan memiliki sembilan lantai. Harapan tersebut menjadi penutup sekaligus pembuka perjalanan baru. Sebab bagi Muhammadiyah, membangun sekolah bukan sekadar mendirikan gedung, melainkan menyiapkan peradaban.
Dengan lahirnya Muhammadiyah Sapen Universal School, Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan nasional. Lebih dari itu, Muhammadiyah menunjukkan bahwa pendidikan Islam mampu tampil modern, berwawasan global, berteknologi tinggi, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai tempat menempa akhlak, ilmu pengetahuan, dan kepemimpinan masa depan. MSUS kini hadir bukan hanya sebagai sekolah, tetapi sebagai simbol optimisme bahwa dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi semangat belajar, akan lahir generasi yang siap membawa Indonesia melangkah lebih jauh di panggung dunia. (Red)


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.