REM BLONG DI JALUR EKSTREM GUNUNGKIDUL! TRUK TRONTON TERGULING DI TANJAKAN POK CUCAK, SOPIR LUKA-LUKA

Gunungkidul TV – Ahad siang (29/3/2026) yang semestinya berjalan tenang di jalur selatan Gunungkidul mendadak berubah tegang. Sebuah truk tronton bermuatan berat mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Wonosari–Sadeng, tepatnya di tanjakan Pok Cucak, wilayah Kalurahan Bedoyo Kapanewon Ponjong.

Peristiwa terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Truk dengan nomor polisi B 9724 XZ yang dikemudikan Agus Firmansyah (24), warga Kebumen, dilaporkan mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun yang dikenal cukup ekstrem tersebut.

Dalam hitungan detik, kendaraan besar itu kehilangan kendali. Truk melaju tanpa bisa dihentikan hingga akhirnya menghantam dinding pembatas jalan. Benturan keras membuat kendaraan terguling di badan jalan, memicu kepanikan pengguna jalan lain yang melintas di kawasan tersebut.

Agus Firmansyah diketahui mengemudikan kendaraan tanpa membawa kelengkapan identitas seperti SIM maupun KTP saat kejadian. Ia tidak sendiri. Di dalam truk juga terdapat seorang kernet, Fauzi Akbar (29), yang turut berada di lokasi saat insiden berlangsung. Keduanya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan awal sebelum korban dilarikan ke Puskesmas Bedoyo. Setelah mendapatkan penanganan medis awal, keduanya kemudian dirujuk ke RSUD Wonosari untuk perawatan lebih lanjut.

Jalur Wonosari – Rongkop sendiri memang dikenal sebagai salah satu ruas dengan karakteristik medan yang menantang, terutama di titik-titik tanjakan dan turunan tajam seperti di Pok Cucak. Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur tersebut.

Pasca kejadian, petugas kepolisian bersama warga melakukan pengamanan lokasi sekaligus pengaturan lalu lintas. Arus kendaraan sempat dialihkan melalui simpang tiga Bedoyo guna menghindari kemacetan dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Hingga sore ini, penanganan di lokasi terus dilakukan, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Red)

__Terbit pada
Maret 29, 2026
__Kategori
News