BUKAN SEKADAR TUA LANSIA JUGA HARUS BAHAGIA, HIDUP SEHAT ALA JOGJA HADIR DI POSYANDU NYAWIJI DENGOK GUNUNGKIDUL
Gunungkidul TV – Selasa (04/08/2026) kegiatan Posyandu Nyawiji dilaksanakan di Balai Dusun Dengok IV, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Gunungkidul. Posyandu Nyawiji merupakan salah satu bentuk pelayanan masyarakat yang mencakup beberapa kelompok sasaran, salah satunya adalah lansia. Dalam pelayanan tersebut, mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta memberikan sosialisasi mengenai Hidup Sehat Ala Jogja kepada peserta lansia. Kegiatan ini melibatkan Balai KB Playen, Puskesmas Playen UPT 2, KUA Playen, dan kader desa yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk edukasi kesehatan masyarakat dan berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Materi Hidup Sehat Ala Jogja disampaikan melalui akronim JOGJA agar lebih mudah dipahami dan diingat oleh peserta. J pertama berarti Jaga kesehatan dan kebersihan, yaitu mengajak lansia memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan sekitar. O berarti Olah rasa, yang berkaitan dengan menjaga pikiran dan perasaan agar tetap positif serta bahagia. G berarti Gizi seimbang dan gerak tubuh, yang mengingatkan peserta untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan tetap melakukan aktivitas fisik sesuai kondisi tubuh. J berikutnya berarti Jangan miliki Penyakit Tidak Menular (PTM), dengan mengajak peserta menjaga pola hidup dan mengurangi faktor risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol. Sementara itu, A berarti Agama, yang menjadi bagian dalam mendukung kehidupan yang sehat dan seimbang. Pada bagian ini, keterlibatan KUA Playen turut mendukung penyampaian aspek spiritual dalam materi yang diberikan kepada lansia.
Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan dan pengingat mengenai berbagai hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sehari-hari. Materi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kebersihan diri dan lingkungan, gizi seimbang, aktivitas fisik, kondisi emosional, pencegahan penyakit tidak menular, serta kehidupan spiritual. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lansia untuk lebih memperhatikan kesehatan dan menerapkan kebiasaan hidup sehat sesuai dengan kondisi masing-masing. Kegiatan ini turut mendukung SDGs ke-3 melalui upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan dan kesejahteraan.
Posyandu Nyawiji diharapkan dapat terus menjadi wadah pelayanan dan edukasi bagi masyarakat, khususnya lansia. Kerja sama antara Balai KB, Puskesmas, KUA, kader, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan. Dengan adanya pelayanan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, lansia diharapkan semakin memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan fisik, emosional, dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari. (Red/Muh Adnan RP)







