KABAR DUKA !! SENAM SEHAT KEPEK RAYA WONOSARI GUNUNGKIDUL BATAL DIGELAR HARI INI, INILAH ALASANNYA

Acara yang dijadwalkan Sabtu (17/10/2026), resmi dibatalkan menyusul kabar duka di keluarga penyelenggara. Jadwal pengganti akan diumumkan kemudian.

Gunungkidul TV — Kabar yang perlu diperhatikan masyarakat, khususnya calon peserta Senam Sehat di Lapangan Persatuan Kepek Raya. Kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, resmi dibatalkan oleh pihak penyelenggara menyusul kabar duka meninggalnya salah satu anggota keluarga penyelenggara, Bapak Agus Suryoyudho. Pengumuman pembatalan tersebut disampaikan melalui pemberitahuan resmi. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap suasana duka yang tengah dialami keluarga penyelenggara.

Sebelumnya, acara Senam Sehat ini dirancang menjadi ajang kebersamaan masyarakat melalui olahraga, hiburan, dan pembagian hadiah menarik. Sejumlah pengisi acara telah dijadwalkan hadir, di antaranya Zin Anjar, Kak Rofik, Mbah Baut, dan Mbak Niken Sarintem. Tak hanya senam bersama, panitia juga menyiapkan kupon gratis untuk menikmati hidangan dan minuman, serta beragam doorprize, mulai dari sepeda listrik, kompor gas, kipas angin, setrika, dispenser, hingga blender.

Namun, di balik rencana acara yang telah dipersiapkan tersebut, kabar duka membuat penyelenggara harus mengambil keputusan untuk membatalkan kegiatan. Pihak penyelenggara pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon peserta dan masyarakat atas ketidaknyamanan akibat pembatalan mendadak ini.

Jadwal Pengganti Akan Diumumkan Kembali

Hingga pengumuman disampaikan, belum ada jadwal pengganti yang ditetapkan. Penyelenggara menyatakan informasi mengenai pelaksanaan kegiatan selanjutnya akan diumumkan kembali pada kemudian hari. Masyarakat yang telah berencana hadir diimbau memperhatikan informasi terbaru dari pihak penyelenggara agar tidak keliru dalam menentukan jadwal.

Di tengah perubahan rencana tersebut, penyelenggara juga menyampaikan terima kasih atas pengertian, simpati, dan dukungan doa dari masyarakat. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang, ada sisi kemanusiaan yang patut dihormati. Kebersamaan bukan hanya tentang berkumpul dan menikmati hiburan, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi sesama untuk menghadapi masa sulit.

Innalillahi wa Innaillaihi rojiun, Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa’afii Wafuanhu. Turut berbelasungkawa atas kabar duka yang dialami keluarga penyelenggara. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan. (Red)

__Terbit pada
Oktober 17, 2026
__Kategori
News