MARDI MELEJIT !! 1.435 SUARA ANTAR DIRINYA UNGGUL PILUR WATUSIGAR GUNUNGKIDUL
Rekapitulasi tujuh TPS menempatkan Mardi di posisi teratas, sementara Feri Sulistiyono mengoleksi 1.287 suara dan Sriyono 689 suara
Gunungkidul TV — Suasana Pemilihan Lurah (Pilur) Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, memasuki babak penting setelah Panitia Pemilihan Lurah mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan suara, Sabtu (26/09/2026)
Tiga nama yang sejak awal menjadi bagian dari kontestasi kini telah memiliki angka masing-masing. Rekapitulasi dari TPS 1 hingga TPS 7 menunjukkan persaingan yang cukup menarik dengan perbedaan perolehan suara yang terlihat jelas pada hasil akhir.
Berdasarkan dokumen pengumuman Panitia Pemilihan Lurah Kalurahan Watusigar, Mardi, calon nomor urut 2, memperoleh suara terbanyak dengan 1.435 suara. Posisi berikutnya ditempati Feri Sulistiyono, calon nomor urut 1, dengan perolehan 1.287 suara. Sementara Sriyono, calon nomor urut 3, mengumpulkan 689 suara. Dengan demikian, total suara ketiga calon mencapai 3.411 suara.
Mardi Menguat dari TPS 2
Jika angka-angka tersebut ditelusuri dari setiap TPS, peta dukungan terlihat cukup dinamis. Mardi memperoleh 150 suara di TPS 1, kemudian melonjak menjadi 491 suara di TPS 2. Di TPS 3, ia kembali mencatat 330 suara, disusul 85 suara di TPS 4, 128 suara di TPS 5, 65 suara di TPS 6, dan 186 suara di TPS 7. Akumulasi tersebut membawa Mardi ke angka 1.435 suara.
Menariknya, Feri Sulistiyono memiliki kekuatan suara yang cukup menonjol di TPS 4, dengan perolehan 384 suara. Ia juga mendapatkan 230 suara di TPS 1, 116 suara di TPS 3, 254 suara di TPS 5, 71 suara di TPS 6, dan 225 suara di TPS 7. Namun, perolehan di TPS 2 hanya mencapai 7 suara. Total Feri akhirnya berada di angka 1.287 suara. Sementara itu, Sriyono mencatat angka tertinggi di TPS 6, yakni 389 suara. Di TPS lainnya, ia memperoleh 67 suara di TPS 1, 16 suara di TPS 2, 12 suara di TPS 3, 8 suara di TPS 4, 94 suara di TPS 5, serta 103 suara di TPS 7. Totalnya mencapai 689 suara. Selisih 148 Suara
Jika dibandingkan dengan perolehan suara Mardi, Feri Sulistiyono terpaut 148 suara. Angka tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam rekapitulasi Pilur Watusigar 2026. Sementara Sriyono berada 746 suara di bawah Mardi. Namun, perlu dicatat bahwa angka-angka tersebut merupakan rekapitulasi hasil penghitungan suara sebagaimana diumumkan Panitia Pemilihan Lurah Watusigar. Penetapan hasil akhir atau tahapan administratif berikutnya tetap mengikuti mekanisme resmi penyelenggaraan Pemilihan Lurah.
Sebelumnya, Pemerintah Kalurahan Watusigar juga telah mengumumkan tiga calon yang mengikuti Pilur 2026, yakni Feri Sulistiyono sebagai nomor urut 1, Mardi nomor urut 2, dan Sriyono nomor urut 3.
Tujuh TPS, Tiga Nama, Satu Babak Penentu
Dari tujuh TPS tersebut, terlihat bahwa setiap calon memiliki kantong-kantong suara yang berbeda. Ada TPS yang menjadi titik kuat Mardi, ada pula TPS yang memberikan perolehan tinggi bagi Feri maupun Sriyono. Inilah wajah Pilur di tingkat kalurahan: angka-angka yang pada akhirnya bukan sekadar deretan bilangan, tetapi merupakan hasil pilihan warga yang dihimpun melalui proses pemungutan dan penghitungan suara.
Kini, setelah rekapitulasi diumumkan pada 26 September 2026, perhatian warga Watusigar beralih pada tahapan selanjutnya. Mardi 1.435 suara. Feri Sulistiyono 1.287 suara. Sriyono 689 suara. Tiga angka yang menutup babak penghitungan suara Pilur Watusigar 2026 sekaligus membuka lembaran baru perjalanan Kalurahan Watusigar ke depan. (Red)







