PENDIDIKAN MASYARAKAT FIP UN MAKASSAR, PERKUAT KETERAMPILAN DIGITAL UMKM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI BULUKUMBA
Bukan sekadar promosi, pelatihan PKM UNM mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan membangun usaha berkelanjutan. Warga belajar dan pelaku UMKM dibekali keterampilan fotografi smartphone, video pemasaran, media sosial, marketplace, branding, hingga legalitas usaha.
Gunungkidul TV – Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di PKBM Nadya, Kelurahan Ballasaraja, Kabupaten Bulukumba, September 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan digital untuk pengembangan produk berbasis kearifan lokal. Program menyasar warga belajar dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengembangkan berbagai produk lokal.
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan mengenai fotografi produk menggunakan smartphone, desain produk, pembuatan konten promosi, video pemasaran, pemanfaatan media sosial dan marketplace, hingga penguatan branding.
Ketua tim PKM Dr. Untung, mengatakan pemanfaatan teknologi digital perlu diarahkan tidak hanya untuk memperkenalkan produk, tetapi juga membantu masyarakat mengembangkan usaha secara berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal teknologi digital, tetapi mampu menggunakannya untuk mengembangkan usaha. Produk lokal memiliki potensi yang besar dan perlu didukung dengan kemampuan promosi serta pemasaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi,” ujar Dr. Untung.
Selain keterampilan digital, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan usaha dan legalitas. Penguatan tersebut diberikan agar pelaku UMKM memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengelola usaha, tidak hanya dari sisi promosi, tetapi juga dari aspek pengembangan dan keberlanjutan usaha. Kegiatan tersebut melibatkan Dr. Ibrahim, Rahmawati, Dr. M. Ali Latif, dan Muhammad Nur Alamsyah sebagai anggota tim PKM.
Dalam pelaksanaannya, tim menerapkan pendekatan peer mentor. Melalui pendekatan ini, peserta didorong untuk saling berbagi pengalaman dan keterampilan dalam mengembangkan usaha. Proses pembelajaran berlangsung tidak hanya antara tim PKM dan peserta, tetapi juga antarpelaku usaha. Tim PKM juga memberikan pendampingan agar peserta mampu mengoptimalkan potensi produk lokal melalui media digital. Peserta diarahkan untuk menampilkan produk secara menarik sekaligus menyampaikan nilai dan cerita kearifan lokal yang terdapat di balik produk tersebut.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam memanfaatkan platform digital untuk mendukung usaha. Peserta mulai mampu membuat konten promosi, mengelola toko daring, memproses pesanan, serta memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Melalui kegiatan tersebut, Tim Dosen Jurusan Pendidikan Masyarakat FIP UNM berharap keterampilan yang diperoleh masyarakat dapat terus diterapkan dan dikembangkan setelah program pengabdian selesai. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal.
Kegiatan PKM tersebut menjadi bagian dari upaya Jurusan Pendidikan Masyarakat UNM dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. (Red)




