UMKM UNGGULAN SIDOHARJO TEPUS GUNUNGKIDUL ! BATIK RINAKIT SIDOHARJO TEMBUS PASAR LEBIH LUAS LEWAT DIGITAL MARKETING
Gunungkidul TV – Suasana Aula Balai Kalurahan Sidoharjo, Tepus, Jumat (22/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 20 peserta dari kelompok Batik Rinakit mengikuti pelatihan digital marketing dengan penuh antusias.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari UPN Veteran Yogyakarta itu menjadi langkah baru bagi UMKM unggulan Kalurahan Sidoharjo untuk semakin dikenal luas di era digital. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pemasaran, Batik Rinakit tidak ingin hanya bertahan sebagai produk lokal. Para pengrajin kini mulai belajar bagaimana memasarkan karya mereka melalui media sosial, marketplace, hingga strategi branding digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Pelatihan ini juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan merek Batik Rinakit. Sebab, batik khas Sidoharjo tersebut memiliki identitas yang kuat dan berbeda dibanding batik dari daerah lain. Motif daun ketela yang menjadi ciri khas utama lahir dari kedekatan masyarakat dengan kehidupan pertanian di wilayah Tepus. Dari daun sederhana itulah muncul karya budaya yang kini mulai dikenal hingga luar kalurahan.
Batik Rinakit sendiri mulai berdiri sejak tahun 2021 dan dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Kalurahan Sidoharjo. Pengembangannya dipusatkan di satu wilayah, yakni Padukuhan Pule Kulon, sebagai sentra produksi dan pemberdayaan masyarakat. Dalam lima tahun terakhir, perkembangan Batik Rinakit menunjukkan tren yang menggembirakan. Tidak hanya digunakan oleh masyarakat setempat, batik ini kini mulai dipesan dari luar kalurahan. Bahkan, pamong kalurahan dan berbagai lembaga di Sidoharjo diwajibkan mengenakan Batik Rinakit sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal sekaligus penguatan identitas budaya daerah.

Keunikan motif, semangat pemberdayaan warga, serta dukungan pemerintah kalurahan menjadi kekuatan utama Batik Rinakit untuk terus tumbuh. Pelatihan digital marketing ini diharapkan mampu membuka peluang baru agar produk batik khas Tepus semakin dikenal di tingkat yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin.
Kini, Batik Rinakit juga telah dibuka untuk penjualan umum. Masyarakat yang ingin memesan dapat menghubungi Bu Sri Purwaningsih di Padukuhan Pule Kulon atau melalui Pemerintah Kalurahan Sidoharjo Tepus. Dari sebuah padukuhan kecil di Tepus, motif daun ketela perlahan menjelma menjadi simbol kreativitas, kemandirian, dan kebanggaan warga Sidoharjo. (Red)








Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.