KAPOLDA DIY RAIH PEMRED AWARD 2026, BUKTI KOMUNIKASI PUBLIK TRANSPARAN YANG MEMBANGUN KEPERCAYAAN MASYARAKAT

Gunungkidul TV – Di tengah derasnya arus informasi digital yang bergerak dalam hitungan detik, kecepatan saja tidak lagi cukup. Publik membutuhkan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Atas komitmen itulah, Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Pol. Anggoro Sukartono menerima Pemred Award 2026 sebagai Aparat Penegak Hukum Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima oleh Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Ihsan, S.I.K., yang mewakili Kapolda DIY dalam Malam Anugerah Pemred Award 2026 di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026) malam. Malam penghargaan itu menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian Festival 3 Tahun Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, yang mempertemukan tokoh-tokoh nasional, pimpinan media, pejabat pemerintah, hingga insan pers dari berbagai daerah.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain perwakilan Menteri Pertahanan RI, perwakilan Menteri Koperasi RI, Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Jamil, Anggota DPD RI Ir. Ahmad Syuqi Soeratno, M.M., Ketua Dewan Juri sekaligus Anggota Dewan Pers RI Yogi Hadi Ismanto, Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia Bernadus Wilson Lumi, sejumlah kepala daerah penerima penghargaan, serta jajaran Polda DIY.

Komunikasi Publik yang Menjadi Fondasi Kepercayaan

Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan atas konsistensi Polda DIY dalam menghadirkan komunikasi publik yang terbuka, profesional, dan mudah diakses masyarakat. Melalui berbagai platform informasi, Polda DIY secara aktif menyampaikan perkembangan situasi keamanan, proses penegakan hukum, hingga edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pendekatan yang mengedepankan kecepatan, akurasi, transparansi, dan keseimbangan informasi menjadi bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Di era media sosial yang dipenuhi beragam informasi, langkah tersebut dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kredibilitas lembaga sekaligus memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat.

Penghargaan Adalah Amanah

Mewakili Kapolda DIY, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Ihsan, S.I.K. menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi publik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kepolisian modern. “Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Bapak Kapolda DIY dalam membangun komunikasi publik yang informatif, humanis, dan transparan. Kami menyadari bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Karena itu, Polda DIY akan terus menghadirkan informasi yang cepat, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat,“ ujar Kombes Pol. Ihsan.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan komunikasi publik tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang selama ini terjalin baik antara Polri dan insan pers.

Media Menjadi Mitra Strategis

Dalam pandangan Polda DIY, media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat. Kolaborasi yang harmonis antara kepolisian dan media dinilai mampu menghadirkan informasi yang edukatif, mencegah penyebaran hoaks, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Media memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi yang selama ini terjalin dengan baik dapat terus diperkuat sehingga masyarakat memperoleh informasi yang kredibel, sekaligus semakin meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga keamanan dan ketertiban,“ tambahnya.

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah DIY

Selain Kapolda DIY, Pemred Award 2026 juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai berhasil membangun pelayanan informasi publik yang inovatif dan terbuka. Mereka adalah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Bupati Kulon Progo Agung Setyawan.

Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa keterbukaan informasi kini menjadi salah satu indikator penting dalam tata kelola pemerintahan yang modern dan berorientasi pada pelayanan publik.

Transparansi Adalah Investasi Kepercayaan

Di tengah tantangan era digital, ketika informasi dapat menyebar dalam hitungan detik, transparansi menjadi modal utama membangun legitimasi dan kepercayaan masyarakat. Penghargaan yang diterima Kapolda DIY menjadi cerminan bahwa komunikasi yang terbuka, cepat, akurat, dan humanis bukan hanya memperkuat citra institusi, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat penegak hukum, media, dan masyarakat.

Lebih dari sekadar sebuah trofi, Pemred Award 2026 menjadi pengingat bahwa pelayanan publik terbaik selalu dimulai dari komunikasi yang jujur, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Red)

__Terbit pada
Juli 20, 2026
__Kategori
News