LOMBA SICITA GUNUNGKIDUL 2026, KAPANEWON WONOSARI BIKIN GEBRAKAN JUARA PERTAMA

100 peserta bergerak serempak, Wonosari tampil paling kompak dan presisi hingga mengunci gelar juara pertama.

Gunungkidul TV — Bukan sekadar soal siapa yang paling lincah bergerak. Di balik riuhnya musik dan serempaknya langkah, Lomba Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) 2026 di Gunungkidul menjadi arena adu kekompakan, ketepatan, disiplin, sekaligus semangat kebersamaan. Dari 18 kapanewon yang ambil bagian, Kapanewon Wonosari keluar sebagai yang terbaik.

Kemenangan ini diraih setelah melewati persaingan ketat dengan 17 kapanewon lainnya. Masing-masing kontingen datang dengan kekuatan penuh, menurunkan 100 personel untuk menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri. Dengan jumlah peserta sebanyak itu, satu gerakan yang tidak kompak saja bisa menjadi pembeda. Sebab, dalam kompetisi Sicita, semangat saja tidak cukup. Setiap langkah harus tepat, setiap gerakan harus seragam, dan setiap formasi harus dijaga dengan disiplin.

Dewan juri yang dipimpin Mariana Subianti pun harus bekerja cermat menyeleksi penampilan seluruh kontingen. Dari 18 peserta, akhirnya dipilih lima tim dengan perolehan nilai terbaik. Hasilnya, Wonosari bertengger di posisi teratas.

Tanjungsari menyusul sebagai juara kedua dengan nilai 429, sementara Girisubo menempati peringkat ketiga dengan nilai 414. Posisi keempat ditempati Semanu dengan nilai 354, disusul Nglipar di peringkat kelima dengan nilai 309.

Bukan Sekadar Kompak, Tapi Harus Presisi

Persaingan ketat tersebut memperlihatkan bahwa penampilan massal dengan 100 peserta bukan perkara sederhana. Semakin banyak anggota dalam satu barisan, semakin besar pula tantangan menjaga keseragaman. Dewan juri tidak hanya memperhatikan apakah peserta mampu mengikuti gerakan, tetapi juga melihat akurasi teknik serta kemampuan setiap kontingen mempertahankan formasi. Bahkan, kesalahan kecil dapat berpengaruh terhadap nilai akhir.

Salah satu catatan juri muncul saat peserta menjalankan formasi 10 berbanjar. Dalam gerakan statis, peserta seharusnya tetap berada di tempat tanpa berjalan. Namun, sejumlah kontingen masih terlihat bergerak ketika posisi seharusnya dipertahankan.

Gerakan yang tampak sederhana itu ternyata memiliki konsekuensi besar. Kesalahan teknis tersebut membuat nilai beberapa tim harus berkurang. Di sinilah letak menariknya kompetisi Sicit. Di tengah semangat, musik, dan ratusan orang yang bergerak bersama, kemenangan justru ditentukan oleh kemampuan untuk tetap tenang, teliti, kompak, dan disiplin.

Wonosari Bawa Pulang Bonus Rp.5 Juta

Keberhasilan Wonosari menjadi juara pertama juga membawa apresiasi tambahan. Pemerintah daerah bersama sponsor utama, IKG, menyiapkan bonus sebesar Rp5 juta bagi sang juara. Bonus tersebut rencananya diserahkan pada malam resepsi kenegaraan. Tak hanya para juara, seluruh peserta dan pelatih juga mendapatkan apresiasi melalui pembagian doorprize.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras ratusan peserta yang telah berlatih dan mempersiapkan diri untuk tampil dalam kompetisi.

Perayaan Belum Selesai

Meski pemenang telah ditentukan, rangkaian Lomba Sicita 2026 masih menyisakan satu agenda penting. Penyerahan penghargaan secara resmi akan dilaksanakan pada 29 Agustus 2026 di Alun-alun Wonosari. Momentum tersebut diproyeksikan bukan sekadar seremoni penyerahan hadiah. Lebih jauh, Lomba Sicita menjadi bagian dari upaya menghidupkan budaya olahraga di tengah masyarakat.

Dari lapangan, semangat itu kemudian diharapkan ikut terbawa pulang ke lingkungan masing-masing. Sebab pada akhirnya, kemenangan Wonosari bukan hanya tentang menjadi yang pertama di antara 18 kapanewon.

Ada pesan yang lebih besar: bahwa ketika ratusan orang mampu bergerak dalam satu irama, menjaga satu formasi, dan mengikuti satu tujuan, olahraga bisa berubah menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan. Dan dari Gunungkidul, semangat Indonesia Cinta Tanah Air itu pun dirayakan dengan cara yang sederhana, meriah, tetapi penuh makna melalui gerakan yang kompak dan langkah yang serempak.

__Terbit pada
Agustus 16, 2026
__Kategori
News