PANTAI NGLOLANG GUNUNGKIDUL DISERBU 400’AN BIKERSMU !! SYAWALAN JADI MOMEN SILATURAHMI PALING HANGAT 2026

Gunungkidul TV – Pagi di pesisir selatan Gunungkidul, Ahad (19/04/2026), terasa berbeda dari biasanya. Deru ratusan sepeda motor memecah sunyi, menyatu dengan semilir angin laut yang berembus dari bibir Pantai Nglolang.

Bukan sekadar perjalanan, rombongan itu membawa semangat kebersamaan dalam balutan agenda Syawalan dan Halal Bihalal BikersMu Koordinator Wilayah (Korwil) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sekitar 470 peserta dengan lebih dari 300 kendaraan roda dua berkumpul dalam satu titik, menjadikan kawasan pantai yang berada di Kapanewon Tanjungsari itu sebagai ruang temu lintas daerah. Mereka datang dari berbagai penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta yakni Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, hingga tuan rumah Kabupaten Gunungkidul membaur tanpa sekat, dipersatukan oleh semangat silaturahmi.

Perjalanan menuju lokasi pun menjadi bagian penting dari cerita. Rombongan besar bergerak dari Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta sekira pukul 08.00 WIB. Mereka melaju beriringan, menyusuri Jalan Imogiri yang berkelok, menembus wilayah Kapanewon Panggang, hingga akhirnya memasuki Jalur Jalan Lintas Selatan Gunungkidul yang menawarkan lanskap khas pesisir selatan perpaduan tebing karst, hamparan laut biru, dan langit luas yang seolah menyambut perjalanan mereka.

Setibanya di Pantai Nglolang, suasana hangat langsung terasa. Kegiatan dibuka sekira pukul 10.30 WIB, diawali dengan sejumlah sambutan yang menguatkan makna kebersamaan. Ketua Korwil BikersMu DIY, Wahyu Gunawan Wibisono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah di tengah dinamika kehidupan komunitas.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan Bupati Gunungkidul, Supriyono selaku staf ahli, yang mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi positif antara komunitas dan masyarakat. Sementara itu, Ketua PDM Gunungkidul yang diwakili Bahron Rosyid mengingatkan bahwa momentum Syawalan bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menghadirkan nuansa kekeluargaan yang kental. Tawa, sapa hangat, dan jabat tangan menjadi pemandangan yang mendominasi. Di tengah latar suara debur ombak, para peserta menikmati kebersamaan yang sederhana namun bermakna—meleburkan jarak, mempererat hubungan, dan meneguhkan identitas sebagai bagian dari komunitas yang solid.

Bagi banyak peserta, perjalanan ini bukan hanya tentang tujuan akhir, melainkan proses yang menghidupkan kembali semangat kebersamaan. Dari jalanan kota hingga pesisir selatan, setiap kilometer yang dilalui menjadi saksi bagaimana komunitas ini tumbuh, bergerak, dan terus menjaga nilai-nilai persaudaraan.

Syawalan dan Halal Bihalal BikersMu Korwil DIY di Pantai Nglolang pun bukan sekadar agenda rutin. Ia menjelma menjadi perayaan kebersamaan yang hangat menghibur, menyegarkan, sekaligus mencerahkan. Sebuah pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk kehidupan, selalu ada ruang untuk kembali saling menyapa dan mempererat ikatan kemanusiaan. (Red)

__Terbit pada
April 20, 2026
__Kategori
News