RIBUAN WARGA TUMPAH RUAH DI LAPANGAN ALUN-ALUN WONOSARI, DANDIM 0730 GUNUNGKIDUL & FORKOPIMDA NOBAR FINAL PIALA DUNIA 2026 PENUH KEBERSAMAAN
Gunungkidul TV – Dini hari yang biasanya lengang di jantung Kota Wonosari berubah menjadi lautan manusia. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga teriakan penuh semangat menggema dari Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ribuan warga berkumpul menyaksikan laga puncak Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, Senin (20/7/2026).
Momentum sepak bola terbesar di dunia itu tidak sekadar menjadi tontonan. Lebih dari itu, pertandingan tersebut menjelma menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat dengan para pemimpin daerah dalam suasana hangat, akrab, dan penuh semangat persaudaraan. 
Acara Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang digagas Kodim 0730 Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sukses menghadirkan atmosfer layaknya stadion internasional. Sejak sebelum pertandingan dimulai, masyarakat dari berbagai kapanewon telah memadati kawasan Alun-Alun Wonosari untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan duel dua raksasa sepak bola dunia tersebut. Di tengah riuhnya dukungan penonton, tampak hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gunungkidul yang duduk berdampingan bersama masyarakat. Kebersamaan itu menjadi simbol kuat bahwa olahraga mampu menghapus sekat dan menghadirkan rasa persatuan.
Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. “Sepak bola selalu memiliki daya tarik luar biasa untuk menyatukan kita semua. Melalui momen Final Piala Dunia 2026 ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan dan hiburan yang positif bagi masyarakat Gunungkidul, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,“ ungkap Dandim.

Semangat kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Gunungkidul Heri Susanto, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul Dr. Budhi Purwanto, Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Junita Pancawati, Wakapolres Kompol Sumanto, Danlanud Gading Mayor Lek Marwan, Sekretaris Daerah Sri Suhartanta, serta berbagai unsur Forkopimda, kepala OPD, jajaran TNI-Polri, ASN, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran para pimpinan daerah di tengah masyarakat memberikan pesan sederhana namun bermakna bahwa kebersamaan tidak selalu dibangun melalui forum resmi, tetapi juga melalui momen-momen santai yang mampu menghadirkan kedekatan emosional.
Sepanjang pertandingan berlangsung, setiap peluang emas, penyelamatan gemilang, hingga gol yang tercipta langsung disambut gemuruh tepuk tangan dan sorakan ribuan penonton. Suasana yang penuh antusias itu tetap berjalan tertib berkat pengamanan terpadu dari personel Kodim 0730/Gunungkidul, Polres Gunungkidul, serta Satpol PP Kabupaten Gunungkidul. Tak hanya menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga menunjukkan tingginya budaya tertib masyarakat Gunungkidul. Ribuan warga menikmati pertandingan hingga usai tanpa mengganggu ketertiban umum. Setelah peluit panjang dibunyikan, masyarakat meninggalkan lokasi dengan tertib, sementara jajaran Forkopimda memberikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung.
Nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Wonosari menjadi bukti bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga. Ia mampu menjadi bahasa universal yang menyatukan berbagai kalangan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan energi positif bagi masyarakat. Di tengah euforia pesta sepak bola dunia, Gunungkidul kembali menunjukkan wajahnya sebagai daerah yang menjunjung tinggi semangat gotong royong, kebersamaan, dan harmoni. Ketika ribuan pasang mata tertuju ke layar raksasa, sesungguhnya yang sedang dirayakan bukan hanya pertandingan antara dua negara, melainkan juga indahnya persatuan yang lahir dari sebuah kecintaan terhadap olahraga. (Red)


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.