LAUTAN MERAH PUTIH PENUHI GUNUNGKIDUL! 1.422 CALON PASKIBRAKA SIAP KIBARKAN SANG SAKA PADA HUT RI KE-81
Gunungkidul TV – Semangat nasionalisme mulai terasa semakin kuat di Kabupaten Gunungkidul. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan pasang mata tertuju ke Amphitheater Taman Budaya Gunungkidul, Senin (3/8/2026), saat ribuan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berdiri tegap mengikuti apel bersama.
Bukan sekadar barisan yang rapi dan seragam yang dikenakan dengan penuh kebanggaan. Di balik setiap langkah tegap para peserta, tersimpan semangat pengabdian, disiplin, dan cita-cita untuk menjadi generasi penerus yang siap menjaga kehormatan Merah Putih.
Sebanyak 72 calon Paskibraka tingkat Kabupaten Gunungkidul bersama 1.350 calon Paskibraka tingkat kapanewon mengikuti apel yang menjadi awal penguatan mental sekaligus pemantapan menjelang tugas besar mereka pada upacara kemerdekaan 17 Agustus mendatang. Suasana khidmat berpadu dengan semangat muda yang membuncah. Deretan peserta tampak berdiri penuh percaya diri, menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sedang menjalani latihan fisik, tetapi juga ditempa menjadi pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul, Wahyu Nugroho, menegaskan bahwa proses seleksi Paskibraka dilakukan secara objektif dan transparan sehingga menghasilkan putra-putri terbaik dari berbagai wilayah di Gunungkidul. Menurutnya, makna menjadi Paskibraka jauh melampaui prosesi pengibaran bendera. “Paskibraka adalah kader pemimpin bangsa yang dipilih melalui proses objektif dan transparan. Tugas mereka bukan hanya mengangkat bendera, tetapi juga mengangkat martabat kebangsaan,“ ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas seorang Paskibraka bukan hanya berlangsung pada tanggal 17 Agustus. Nilai-nilai disiplin, integritas, tanggung jawab, dan kepemimpinan diharapkan terus melekat dalam kehidupan mereka setelah masa tugas berakhir. Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengajak seluruh calon Paskibraka memanfaatkan setiap proses pembinaan sebagai bekal untuk membentuk karakter yang tangguh sekaligus rendah hati.
Ia menekankan bahwa kesempatan menjadi Paskibraka merupakan amanah yang tidak dimiliki semua generasi muda. Karena itu, setiap peserta diminta menjalankan tugas dengan sepenuh hati sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan para pahlawan bangsa. “Jadilah pemuda yang ulet, namun tetap memiliki hati yang tulus untuk mengabdi kepada Ibu Pertiwi,” pesan Endah.
Pesan tersebut disambut penuh semangat oleh para peserta yang dalam beberapa hari ke depan akan menjalani latihan intensif sebelum dipercaya mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI. Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga meluncurkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026.
Peluncuran gerakan ditandai dengan penyerahan bendera secara simbolis kepada para panewu dan perwakilan Paskibraka. Selanjutnya, ribuan bendera akan dibagikan kepada masyarakat agar semakin banyak rumah, kantor, sekolah, hingga ruang publik dihiasi Merah Putih sepanjang bulan Agustus. Gerakan ini menjadi ajakan nyata agar semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan di lapangan upacara, tetapi juga hadir di setiap sudut kampung, jalan, dan halaman rumah warga. Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang untuk memperkuat persatuan, gotong royong, serta rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan calon Paskibraka, mulai dari unsur TNI, Polri, para pelatih, hingga berbagai pihak yang bekerja di balik layar demi memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan optimal. Dengan pembinaan yang matang, disiplin yang terus diasah, dan semangat nasionalisme yang semakin menggelora, para calon Paskibraka Gunungkidul diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh kehormatan.
Ketika Sang Saka Merah Putih berkibar di langit Gunungkidul pada 17 Agustus nanti, bukan hanya bendera yang terangkat tinggi. Harapan akan lahirnya generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mencintai Indonesia juga akan ikut berkibar, menginspirasi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red)


